News  

Kios Terbakar 500 Lebih Akibat Pasar Kroya Terbakar

Bupati Cilacap saat meninjau kebakaran Pasar Kroya, Kamis (23/12/2021). Bupati memastikan jumlah kios terbakar 500 lebih termasuk lapak dan los di Pasar Kroya. (doc)

CILACAP – Jumlah kios saat Pasar Kroya pada Kamis (23/12/2021) sore, terbakar dipastikan lebih dari 500 buah. Angka ini lebih banyak dari perkiraan semula yang hanya mencapai 300-an.

Kebakaran Pasar Kroya bermula dari munculnya kepulan asap di lantai 2. Api kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh bagian pasar. Mulai dari lantai 1 di blok yang sama sampai blok lainnya. Hingga sekitar pukul 17.00 api sudah menyebar ke seluruh blok, di sisi utara dan selatan Pasar Kroya.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji saat menggelar konfrensi press Jumat (24/12/2021) memastikan, kios terbakar dipastikan lebih dari 500. Jumlah ini termasuk los dan lapak para pedagang Pasar Kroya.

“Identifikasi pertama ada 300, tapi ternyata ada 500,” ujar Bupati.

Dia menambahkan, hal ini menjadi kebakaran terbesar untuk kategori pasar milik pemerintah kabupaten. Ini dengan menghitung seluruh bangunan tempat pedagang berjualan yang ludes terbakar tanpa sisa. Selain itu, di Pasar Kroya juga ada toserba yang ikut luluh lantah tersapu si jago merah.

“Ini yang terbesar karena tidak ada sisa sama sekali,” kata dia.

Sampai saat jumpa pers, pemerintah masih melakukan investigasi lanjutan untuk menghitung kerugian akibat kejadian tersebut. Petugas berasal dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, BPBD dan Satpol PP Cilacap.

“Masih di lokasi untuk menghitung kerugian,” kata Tatto.

Dia mengapresiasi langkah para petugas yang mampu melokalisir api hingga tidak menyebar ke perkampungan penduduk. Meski pada akhirnya, Pasar Kroya ludes terbakar tanpa ada sisa. Demikian juga dengan langkah petugas memastikan agar warga bisa selamat dari kobaran api.

“Tidak ada korban jiwa. Api hanya di sekitar pasar saja,” tegasnya.

Tak lupa Bupati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras memadamkan api. Jumlah kios terbakar mencapai 500 lebih dan sudah padam berkat bantuan dari berbagai pihak. Seperti mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Banyumas, Kebumen, Purbalingga dan PLTU.

“Saya ucapkan terima kasih atas bantuannya,” tegasnya. (*)