KKN, Mahasiswa STAI Sufyan Tsauri Ajak Siswa Melek Ekonomi Syariah

Mahasiswa STAI Sufyan Tsauri usai Seminar Ekonomi Syariah foto bersama narasumber dan peserta. Seminar ini untuk mengedukasi siswa tentang ekonomi syariah. (doc)

CILACAP – Menjalankan program, mahasiswa peserta KKN dari STAI Sufyan Tsauri ajak siswa sekolah untuk bisa melek tentang ekonomi syariah. Pengetahuan ini menjadi penting karena siswa merupakan generasi Z yang bisa dengan mudah mendapatkan informasi dari manapun berkat adanya internet. Termasuk ekonomi syariah yang benar.

Terkait hal ini, mahasiswa STAI Sufyan Tsauri yang tengah KKN di mengadakan Seminar bertajuk “Generasi Z Melek Ekonomi Syariah “bersama Dewan Pengawas Syariah KSPPS AKu. Siswa merupakan pelajar di SMK Praja Utama Karangpucung.

Dalam seminar ini menghadirkan praktisi dan akademisi yang faham betul tentang ekonomi syariah. Seperti akademisi dari STAI, Kartika Wanojaleni, M Ag, Pipit Muliah, MP dan Deni Zakaria, SPd, Lc dari KSPPS AKu Cimanggu. Masing-masing narasumber ini membeber ekonomi syariah. Mulai dari konsep hingga praktek yang tetap berdasarkan ajaran agama islam dalam hal ekonomi.

Koordinator KKN mahasiswa STAI Sufyan Tsauri kelompok 5, Supar mengatakan, seminar ini untuk memberikan gambaran tentang dunia usaha dan kerja. Khususnya dunia usaha yang berhubungan erat dengan ekonomi syariah.

Hingga para siswa di SMK tersebut bisa mengetahui secara gamblang karena mendapatkan informasi secara langsung dari akademisi dan praktisi.

“Seminar ekonomi syariah untuk pelajar menjadi langkah penting. Kita ingin memastikan bahwa pendidikan di SMK Praja Utama tetap relevan dengan perkembangan zaman dan tuntutan dunia kerja. Apalagi ada jurusan Perbankan Syariah bagi para siswa,” terangnya.

Dia menambahkan, pelajar dari jurusan Perbankan Syariah harus mendapatkan edukasi yang lebih baik sekaligus relevan terkait ekonomi syariah secara umum.

Seminar ini mencerminkan semangat kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama, yaitu memberikan pendidikan dan edukasi yang lebih baik dan relevan bagi para siswa,” tegasnya. (*)