News  

Korban Longsor Cibeunying Mulai Tempati Huntara. BNPB: Tidak Boleh Dijual

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, Dra Andi Eviana memotong pita, Selasa (27/1/2026). 17 keluarga korban tanah longsor di Desa Cibeunying mulai tempati huntara. (bercahayanews.com)

CILACAP – 17 Kepala Keluarga (KK) korban longsor di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang, mulai tempati hunian sementara (huntara), Selasa (27/1/2026). Lokasi huntara ini ada di Dusun Margasari Desa Jenang, atau berjarak 2,5 km dari lokasi longsor.

Longsor melanda 2 dusun di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang pada November 2025. Peristiwa ini membuat 23 orang meninggal dunia dan memaksa ratusan warga harus meninggalkan rumah mereka. BNPB lalu menyebut, ada 56 keluarga yang harus menjalani relokasi karena tinggal di zona merah. Termasuk 17 rumah yang rata dengan tanah akibat tertimbun longsor.

Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, Dra Andi Eviana MSi mengatakan, para korban longsor di Desa Cibeunying mulai tempati huntara. Ini setelah BNPB menyerahkan kunci rumah kepada 17 keluarga korban.

“Hari ini kan resmi masuk,” kata dia.

Dia menyebut, 17 korban longsor yang mulai tempati huntara, sudah menerima banyak bantuan dari berbagai pihak. Termasuk bantuan untuk isian rumah huntara tersebut.

Dia menambahkan, para korban longsor yang segera tempati huntara ini juga harus mempertahankan rumah tersebut. Caranya dengan tidak boleh menyewakan apalagi menjual huntara ke pihak lain.

“Nanti Pak Bupati akan mengikat mereka dengan aturan-aturan agar rumah huntara ini tidak disewakan. Apalagi dijual,” kata dia.

Andi Eviana menambahkan, saat ini sudah 32 unit huntara yang sudah selesai 100 persen. Sisanya sebanyak 24 unit masih dalam proses pengerjaan. Pembangunan seluruh huntara ini harus selesai sebelum puasa pada pertengahan Februari nanti.

Baru setelah itu, Pemkab Cilacap bisa mengajukan usulan ke BNPB untuk melanjutkan pembangunan agar menjadi hunian tetap (huntap).

“Usulan dari Bupati ke BNPB. Lalu kita mintakan anggaran ke Menteri Keuangan untuk membangun huntap,” tegasnya.

Sementara itu, penyerahan kunci huntara bagi korban longsor Cibeunying diserahkan secara simbolis. Ada 17 keluarga yang segera tinggal di sana. Masing-masing akan menempati rumah tersebut dan sudah ada isi lengkap. (*)