CILACAP – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti sempat bercengkrama dengan siswa saat berkunjung ke SD 04 Boja Kecamatan Majenang, Cilacap. Dia bahkan tidak segan untuk memangku salah satu siswa di dalam kelas.
SD 04 Boja, rusak parah akibat bencana gerakan tanah pada 2019 lalu. Sekolah ini sudah pasti pindah atau relokasi, setelah Abdul Mu’ti berkunjung ke sana, Selasa (9/9/2025).
Saat berkunjung, Mendikdasmen Abdul Mu’ti sempat masuk ke dalam kelas dan berbincang dengan siswa. Spontan, dia memilih bangku paling depan dan segera memangku siswa yang ada di kursi tersebut.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti sempat menanyakan cita-cita anak tersebut. Jawabannya adalah ingin menjadi astronot dan membuat Abdul Mu’ti kagum.
Baginya, semua anak dimanapun harus punya cita-cita tinggi. Termasuk bercita-cita ingin melanjutkan kuliah sampai ke luar negeri.
“Meski anak desa, boleh punya cita-cita kuliah di luar negeri. Saya kuliah di Australia,” katanya.
Dia mengatakan, SD 04 Boja ini memang sudah layak untuk pindah setelah terkena bencana gerakan tanah. Apalagi, Pemerintah Kabupaten Cilacap juga sudah menyediakan lahan.
“Sudah diberikan tanah oleh Pak Bupati. Sekolah ini kita bangun lebih bagus dari yang ini,” katanya.
Kepala SD 04 Boja, Arif Miftahudin mengatakan, sudah lama ada usulan agar sekolah ini relokasi. Ini setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan rekomendasi kalau sekolah ini berada di daerah rawan bencana. Rekomendasi ini lalu menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Cilacap untuk mengusulkan relokasi.
Dalam perjalannya, usulan ini terganggu saat pandemi antara 2020 hingga 2022. Terlebih pemerintah melakukan re-focusing anggaran dan membuat rencanan ini tertunda.
“Sudah ada usulan tapi kemudian pandemi hingga cukup lama. Sekarang baru terwujud,” katanya. (*)






