Ledakan Bahan Petasan Terdengar Sampai 7 KM

  • Bagikan
Rumah Bani Dohan rusak parah dan tinggal kerangkanya saja setelah terkena ledakan petasan pada Jumat (30/4/2021)

PENULIS : HARYADI NURYADIN

CILACAP – Ledakan bahan petasan atau bubuk mesiu yang terjadi di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu pada Jumat (30/4/2021), masih menjadi perbincangan warga setempat. Penyebabnya karena suara ledakan sangat keras dan terdengar sampai sejauh 7 KM. Efek dari ledakan ini juga masih terasa sejauh 4 KM dari lokasi kejadian.

Kepala Dusun Gebangsari Desa Sidaurip, Sarno mengatakan, suara ledakan terdengar sampai desa sebelah yang jaraknya mencapai 7 KM.

“Suara ledakan sampai luar desa. Kurang lebih jaraknya sampai 7 kilo dari lokasi,” katanya kepada bercahayanews.com, Senin (3/5/2021)

Menurutnya, dia baru kali ini mendengar suara begitu keras. Bahkan lebih keras dari suara ban truk pecah atau ledakan lain yang pernah didengar sebelumnya.

“Suaranya keras banget. Lebih keras dari ban pecah. Ada yang menduga dari kompor atau tabung. Tapi saya yakin bukan, karena keras sekali,” kata dia.

Dia mengatakan, efek lain dari ledakan ini juga masih terasa sampai Desa Cisumur yang berjarak kurang lebih 4 KM. Warga Desa Cisumur merasakan getaran keras pada perabot rumah tangga seperti lemari dan sejenisnya.

“Ponakan saya di sana (Cisumur). Hari itu dia telpon dan menanyakan suara ledakan. Dia juga bilang lemari sampai bergetar,” kata lagi.

Dia menambahkan, saat ini rumah milik Bani Dohan tinggal tersisa tiang dari bahan cor beton. Sementara bagian lainnya sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Kalaupun diperbaiki juga tidak mungkin karena konstruksi bangunan sudah rusak parah.

Sementara rumah tetangganya, yakni Tasimin mengalami kerusakan pada bagian atap. Rumah ini langsung diperbaiki warga usai petugas melakukan pemeriksaan.

“Genteng rumah sudah diperbaiki,” katanya.

Sebelumnya, Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi melalui Kasatreskrim AKP Rifeld Constatien Baba mengatakan, sudah menerjunkan tim indetifikasi dan tim penyidik ke lokasi kejadian. Petugas sudah meminta keterangan dari 8 orang saksi.

Namun demikian, belum diketahui lebih lanjut hasil pemeriksaan petugas terkait kejadian ini. (*)

  • Bagikan