Longsor Mulai Teratasi. BPBD Terjunkan Alat Berat

  • Bagikan
BPBD Cilacap terjunkan alat berat untuk membuka akses jalan penghubung antar kecamatan yang tertutup longsor pada Selasa (1/6/2021). Kamis (3/6/2021), jalan sudah mulai bisa dilalui sepeda motor. (doc)

CILACAP – Akses jalan penghubung 2 kecamatan yang sempat tertimbun longsor pada Selasa (1/6/2021) malam lalu di Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja, Cilacap, sejak Kamis (3/6/2021) siang sudah mulai bisa dilalui sepeda motor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap mengirimkan 1 unit alat berat untuk mengeruk timbunan material longsor yang menutup jalan.

“Sudah mulai bisa dilewati motor,” ujar Kepala Desa Tambaksari, Eko Widianto.

Dia mengatakan, alat berat ini sudah berada di lokasi longsor dan langsung bekerja pada Rabu (2/6/2021) sore. Pengerukan tanah itu dilanjutkan Kamis pagi dan dibantu warga setempat.

“Kemarin (rabu) sore alat berat milik BPBD (Kaupaten Cilacap) sudah datang dan langsung bekerja,” kata dia.

Dia memperkirakan, pembukaan akses jalan milik Pemerintah Kabupaten Cilacap ini bisa selesai sehari. Ini dengan melihat perkembangan pekerjaan yang ada karena sudah bisa dilalui motor.

“Sehari mungkin selesai,” ujarnya.

Dia menambahkan, pembukaan akses jalan ini diprioritaskan karena memang vital bagi warga setempat. Demikian juga dengan warga Kecamatan Dayeuhluhur. Akses ini memang menghubungkan Kecamatan Wanareja dengan Dayeuhluhur.

“Fokusnya ke jalan kabupaten dulu karena vital. Baru nanti geser ke jalan desa penghubung antar kampung,” katanya.
Seperti diketahui, hujan deras sepanjang Selasa (1/6/2021) sore hingga
malam mengakibatkan tanah longsor dan menutup jalan di Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja, Cilacap. Pasca kejadian warga langsung dikerahkan untuk membuka material longsor yang menutup jalan. Bencana ini tersebar di 3 lokasi dan memaksa 2 keluarga mengungsi karena rumah terancam longsor susulan. (*)

  • Bagikan