News  

Longsor Mulai Tertangani. Jalan Majenang-Salem Terbuka

Longsor yang sempat memutus total ruas Majenang-Salem, mulai tertangani, Rabu (8/3/2023). Kendaraan roda 4 sudah bisa melintas secara bergantian. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Tanah longsor yang sempat memutus total ruas jalan Majenang-Salem pada Selasa (7/3/2023) malam, perlahan mulai tertangani. Pada Rabu (8/3/2023) dini hari, petugas berhasil membuang material longsor hingga kendaraan bisa melintas secara bergantian.

Ruas jalan penghubung antar kabupaten yang melalui Majenang-Salem, tutup total akibat tanah longsor. Longsor ini terjadi pada Selasa (7/3/2023) malam, sekitar pukul 20.30. Sampai menjelang dini hari, jalan masih belum bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun 4. Lokasi longsor ada di Desa Boja Kecamatan Majenang, Cilacap.

Informasi menyebutkan, longsor terjadi akibat hujan deras yang menguyur wilayah itu sejak Selasa sore. Material longsor ini menutup seluruh badan jalan yang ada di tepi Sungai Cileumeuh.

Pembukaan akses ini dengan melibatkan alat berat milik Dinas PUPR Propinsi Jawa Tengah. Sampai Rabu siang, petugas dan alat masih berada di lokasi tersebut. Sementara lalu lintas sudah lancar pasca longsor mulai tertangani.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Wijonardi belum bisa memastikan kapan penanganan longsor ini akan selesai. Karena petugas masih harus melihat pontesi longsor susulan. Terutama saat material tanah di atas jalan dikeruk semua.

“Belum tahu kapan selesai karena petugas PUPR masih harus melihat apakah ada potensi atau tidak jika ini (tumpukan tanah) mereka ambil,” katanya.

Dia menjelaskan, tipe longsor di sana yakni sliding atau tanah meluncur deras dari top tebing ke jalan. Selain itu, longsor lebih banyak terpengaruh dengan tanaman rimbun di atas tebing.

“Jenisnya adalah bambu yang terlalu rimbun. Saat terkena angin kencang, bambu tercerabut dari akar hingga terjadi sliding,” kata dia.

Meski longsor mulai tertangani, dia tetap meminta agar semua pihak bisa waspada terhadap ancaman bencana. Terutama karena di ruas Majenang-Salem ini ada 3 titik longsor. Termasuk longsor yang ada di tapal batas Majenang-Salem.

“Kita harus tetap waspada,” katanya.