Mayoritas Warga Sembelih Hewan Kurban Setelah Idul Adha

  • Bagikan
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji melihat langsung prosesi penyembelihan hewan kurban, Rabu (21/7/2021). (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Mayoritas warga Kabupaten Cilacap memilih untuk menyembelih hewan kurban, tepat sehari setelah Idul Adha yang jatuh pada Selasa (20/7/2021). Hanya sebagian kecil warga atau pengurus BKM yang menyembelih sapi atau kambing pada Selasa.

Seperti yang dilakukan BKM Al Musthofa Desa Cilopadang Kecamatan Majenang, Cilacap. Panitia memilih untuk menyembelih 12 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Selain itu, panitia membagi lokasi penyembelihan di 2 lokasi berbeda.

Pertama di komplek masjid tersebut. Panitia menyembelih 8 ekor sapi dan 2 kambing. Sisanya disembelih di mushola terdekat. Tujuannya untuk memecah kerumunan saat menyembelih hewan kurban sampai saat membungkus daging.

Rahmat Hidayat, salah satu pengurus masjid mengatakan, pihaknya berupaya agar penyembelihan tidak menimbulkan kerumunan karena digelar saat pandemi dan PPKM Darurat.

“Petugas yang akan mengurus daging diminta tidak membawa anak dan keluarga,” ujarnya.

Pelaksanaan serupa juga digelar di sejumlah lokasi lainnya. Rabu (21/7/2021) setidaknya ada ribuan tempat di Kecamatan Majenang dan seluruh Kabupaten Cilacap yang melakukan penyembelihan hewan kurban. Dari seluruh lokasi ini, ada titik sampel yang didatangi petugas Dinas Pertanian. Mereka mengecek kesehatan hewan dan daging saat tengah di potong menjadi bagian kecil.

“Kita pastikan tidak ada cacing hati. Kalau ada kita rekomendasikan untuk dimusnahkan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama instansi terkait menyepakati agar penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah Hari Raya Idul Adha. Kesepatan ini sejalan dengan Surat Edaran Kementerian Agama RI yang mengatur ibadah Idul Adha dalam masa pandemi.

“Penyembelihan setelah Hari-H Idul Adha. Bisa H plus 1, 2 atau 3,” ujar Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji. (*)

  • Bagikan