News  

Nakes Cilacap di-Booster Dosis 3 dan 4

Seluruh nakes dan karyawan umum di fasilitas kesehatan akan divaksin dosis ke 3 dan 4 menggunakan Moderna. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap menerapkan vaksinasi dosis tambahan atau booster bagi seluruh tenaga kesehatan atau nakes. Vaksin untuk booster menggunakan Moderna. Saat ini seluruh vaksin dosis ke 3 dan 4 sudah dipersiapkan dan jumlahnya cukup untuk seluruh nakes.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi memastikan hal tersebut. Dia juga membenarkan booster ini menggunakan vaksin Moderna.

“Untuk nakes dan semua yang bekerja di fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, nakes di Kabupaten Cilacap mencapai 5800 orang lebih. Sementara vaksin untuk dosis ketiga ini sangat cukup. Stok awal ada 4200 dosis dan adanya stok tambahan terbaru hingga melebihi kebutuhan untuk booster bagi seluruh nakes.

“Cukup. Awalnya dapat 4200 dosis dan ada tambahan cukup banyak. Hingga bisa memenuhi kebutuhan. Nakes (Cilacap) itukan sekitar 5800 lebih,” ujarnya.

Dia memastikan, stok vaksin Moderna untuk nakes masih ada sisa dan bisa dipakai warga umum yang mendaftar melalui aplikasi VivaCilacap. Hanya saja, warga umum ini tidak mendapatkan dosis ketiga. Tapi untuk dosis pertama dan kedua.

Dengan demikian, warga memiliki kesempatan untuk memilih jenis vaksin. Jika mau menggunakan Moderna, maka akan segera mendapatkannya, setelah mendaftarkan diri melalui aplikasi VivaCilacap. Tapi jika ingin yang lain, maka mereka harus terlebih dahulu menunggu.

“Warga umum bisa memilih. Kalau tidak mau Moderna ya harus menunggu,” katanya.

Pramesti menegaskan, vaksin Sinovac sudah tersedia sejak beberapa waktu lalu meski jumlahnya sangat terbatas. Hingga Dinas Kesehatan memprioritaskan Sinovac untuk menuntaskan program sebelumnya, yakni memberikan dosis ke dua bagi warga umum. Langkah ini dilakukan terjadi penundaan vaksinasi dosis ke dua bagi sejumlah warga.

“Baik yang sudah jatuh tempo atau mendekati jatuh tempo. Yang dosis ke dua kan cukup banyak. Juga untuk ibu hamil karena kita harus segera memvaksin ibu hamil,” tegasnya. (*)