Nakes dan Karyawan RSUD Diisolasi. Positif Karena Tanggani ABK Filipina

  • Bagikan
Nakes RSUD Cilacap dites usai menangani ABK Filipina yang dinyatakan terjangkit varian baru. Ada 9 orang yang harus dirawat dan sisanya menjalani isolasi mandiri. (doc)

CILACAP – Sebanyak 36 tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan RSUD Cilacap dinyatakan positif terpapar Covid19. Mereka merupakan nakes yang menanggani Anak Buah Kapal (ABK) Filipina yang sudah terpapar sejak sandar di pelabuhan Cilacap pada 25 April lalu. Terbaru, para ABK ini diketahui terpapar varian baru Covid19 yakni varian india.

Direktur RSUD Cilacap, dr Moch Ilyas Riyanto mengatakan, pihaknya langsung melakukan tracing terhadap nakes dan karyawannya. Tercatat ada 179 yang diperiksa untuk memastikan kondisi mereka.

Hasilnya ada 32 nakes yang dinyatakan positif dan 9 diantaranya harus dirawat di RSUD Cilacap. Seluruh nakes ini yang menanggani para ABK Filipina selama perawatan di sana.

“Inggih, mereka yang kontak langsung (dengan ABK),” katanya, Sabtu (22/5/2021).

Dia menambahkan, mereka yang kini menjalani perawatan tim medis kondisinya baik dan stabil. Mereka hanya mengalami gejala ringan saja tanpa ada keluhan lain.

“Kondisinya baik dan stabil. Hanya gejala ringan,” tegasnya.

Dikatakannya, pihaknya saat ini tengah mengupayakan agar nakes nantinya menjalani isolasi mandiri terpusat. Terutama bagi mereka yang dinyatakan positif dan tengah menjalani isolasi mandiri.

“Diupayakan isolasi terpusat,” katanya.

Sampai saat ini, nakes yang terpapar ini masih terus diawasi sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Ini setelah mereka diambil sample dan dikirimkan ke Balitbang Kemenkes RI.

“Butuh waktu untuk mengetahui hasilnya. Apakah terkena varian baru (Covid19) atau bukan. Sedang di tes genome squencing di Balitbang,” tambah Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi.

Dia mendukung langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Cilacap dan juga Satuan Tugas Percepatan Penangganan Covid19 untuk membuat isolasi terpusat bagi nakes RSUD.

Seperti diketahui, ABK Filipina dipastikan terjangkit varian baru Covid19 setelah ada hasil pemeriksaan Balitbang Kemenkes RI. Hasil pemeriksaan ini sudah disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dihadapan awak media, Sabtu (22/5/2021). (*)

  • Bagikan