News  

Ngeri. Sawah 2 Hektare Tiba-tiba Hilang

Sawah warga Desa Kuta Bima seluas 2 hektare hilang karena longsor. Longsor terjadi karena hujan deras sejak Jumat (9/12/2022) hingga Sabtu (10/12/2022) dini hari. (doc)

CILACAP – Sawah seluas 2 Hektare di Cilacap, tiba-tiba hilang akibat longsor. Peristiwa ini membuat 17 warga mengalami kerugian besar karena sawah dan tanaman padi rusak.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi pada Sabtu (10/12/2022) dini hari. Warga dan pemilik sawah baru mengetahuinya pada saat akan mulai menggarap. Lokasi sawah longsor ini ada di Desa Kuta Bima Kecamatan Cimanggu, Cilacap.

Kepala Desa Kuta Bima, Hasan mengatakan, sawah lenyak ini karena ada tanah longsor. Hujan deras pada Jumat (9/12/2022) sore hingga Sabtu dini hari menjadi penyebab utama bencana tersebut. Namun demikian, tidak ada satupun warga yang mengetahui secara pasti waktu kejadian yang membuat sawah mereka hilang.

“Jumat sore sampai malam hujan deras. Lalu Sabtu sawah kena longsor. Warga baru tahu setelah mereka berangkat ke sawah,” kata dia.

Dia menjelaskan, sawah 2 hektare yang longsor ini berada di bukit yang miring. Hingga petani membuat sawah dengan sistim teras sharing atau berundak.

“Sawah hilang karena akibat longsor dan ada di bukit yang miring,” kata dia.

Dan di dasar tebing ada sungai kecil. Beruntung, material tanah dari sawah yang longsor itu tidak sampai ke sungai. Jika ini terjadi, bisa menimbulkan banjir bandang.

“Di bawah ada sungai. Tapi tanah tidak sampai ke sungai,” kata dia.

Dia menambahkan, umur padi antara 1 minggu sampai 1 bulan. Hal ini menambah kerugian para petani setelah sawah mereka lenyap akibat longsor.

“Umur padi sekitar 1 bulan,” kata dia.

“Lokasi longsor jauh dari pemukiman. Longsor hanya di areal sawah. Tapi masih ada kemungkinan longsor susulan,” tegasnya.

Sebelumnya, kejadian banjir dan tanah longsor lebih besar terjadi di Desa Kuta Bima pada Maret 2022. Bencana tanah longsor ini tersebar di 17 titik dalam waktu bersamaan. Wilayah longsor berada di Dusun Citulang Desa Kuta Bima Kecamatan Cimanggu.

Longsor mengakibatkan kerusakan hebat bagi infrastruktur berupa jalan desa. Sejumlah rumah warga juga mengalami kerusakan hebat. (*)