JAKARTA – Pangan Nusa kembali hadir di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 dengan tema “Taste the Diversity of Indonesian Delicacy”. Pangan Nusa 2025 menyajikan kekayaan kuliner Nusantara sekaligus membuka jalan bagi produk lokal agar mampu menembus pasar dunia.
Pangan Nusa menghadirkan 186 pelaku usaha kuliner dan pangan kemasan yang siap memukau pengunjung. Dari jumlah tersebut, 37 pelaku menyajikan hidangan siap santap, sementara 149 lainnya membawa produk makanan kemasan unggulan dari berbagai wilayah Indonesia.
Pangan Nusa 2025 juga menampilkan inovasi baru melalui kehadiran food truck yang menyajikan kuliner Nusantara secara modern. Kehadiran food truck menjadikan Pangan Nusa semakin dinamis dan menarik bagi ribuan pembeli asing yang hadir di TEI.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa Pangan menjadi etalase kuliner lokal sekaligus jembatan menuju pasar global. Menurutnya, Pangan bukan hanya festival kuliner, tetapi juga bagian dari strategi diplomasi Indonesia melalui makanan.
Selain sebagai ajang mencicipi kuliner, Pangan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk naik kelas. Pangan Nusa menggelar talk show inspiratif, business matching, serta penandatanganan MoU dengan ritel modern, toko oleh-oleh, dan buyer internasional.
Pangan Nusa juga memberikan apresiasi melalui UKM Pangan Award bagi pelaku usaha terpilih. Penghargaan ini menegaskan peran UMKM sebagai penghasil produk kuliner berkualitas yang mampu bersaing secara global.
Pangan 2025 menghadirkan wisata gastronomi dengan destinasi kuliner dari Jakarta, Yogyakarta, Sumatera Barat, hingga Bali. Pangan juga memperkenalkan lima restoran Indonesia di Tokyo, Sydney, Amsterdam, London, dan New York sebagai bagian dari Program Rasa Rempah Indonesia (S’RASA).
Menteri Perdagangan Busan mengajak pengunjung TEI menjelajahi Pangan dan menikmati kuliner Nusantara. Ia menekankan bahwa Pangan menjadi cara efektif untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia melalui bahasa diplomasi kuliner. (*)






