Pasien Covid19 Menurun Drastis

  • Bagikan
Warga kian antusias dan selalu mencari tempat untuk mendapatkan vaksin. Hal ini diyakini membawa pengaruh terhadap penurunan kasus Covid19. (doc)

CILACAP – Jumlah pasien terpapar virus Covid19 dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Majenang, menurun drastis. Sampai dengan pekan ke 2 September 2021, rumah sakit ini hanya merawat 4 pasien.

Hal ini jauh berbanding terbalik saat terjadi puncak lonjakan kasus Covid19 di Kabupaten Cilacap. Periode puncak ini terjadi antara Juni hingga Juli 2021.

Direktur RSUD Majenang, dr Reza Prima Muharama mengatakan, seluruh ruang isolasi penuh dengan pasien Covid19 selama fase puncak lonjakan terjadi. Ruang isolasi ini diisi oleh 95 pasien, sesuai dengan kapasitas atau Tempat Tidur (TT).

“Sekarang tinggal 4 pasien. Saat puncak, 95 tempat tidur penuh oleh pasien Covid19,” kata Reza.

Dia menambahkan, RSUD Majenang menyediakan 95 TT sesuai dengan aturan pemerintah. Jumlah ini setara dengan 50 persen TT dan dipakai untuk merawat pasien Covid19.

Menurutnya, kondisi saat ini sudah jauh lebih aman dibandingkan periode Juni-Juli lalu. Periode Juni-Juli lalu merupakan masa puncak kasus Covid19 di Kabupaten Cilacap. Rasa aman ini muncul berkat upaya bersama antara pemerintah dengan masyarakat.

“Sekarang sudah lebih aman,” kata dia.

Dia melihat, warga kini lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan masing-masing. Seperti menerapkan protokol kesehatan dan peningkatan kesadaran untuk divaksin. Warga selalu memadati fasilitas kesehatan yang membuka vaksinasi atau kegiatan serupa di berbagai tempat.

“Warga berbondong-bondong untuk minta divaksin. Mereka sudah percaya vaksin aman dan sehat. Dan yang pasti vaksin halal,” tegasnya. (*)

  • Bagikan