PDIP Respons Gibran Ziarahi Makam Bung Karno di Blitar

Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden terpilih, mengunjungi makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, pada momen Bulan Bung Karno. Aksi itu langsung menarik perhatian publik dan menimbulkan respons dari PDI Perjuangan.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa Gibran tidak memberi pemberitahuan apa pun kepada partai sebelum melakukan ziarah.

“Gibran tidak berkoordinasi dengan kami. Tapi siapa saja boleh datang berziarah ke makam Bung Karno,” kata Hasto saat berbicara di Kantor DPP PDIP, Jakarta.

Gibran datang secara sederhana, mengenakan pakaian putih, lalu berdoa di pusara sang proklamator. Publik menilai ziarah ini membawa makna simbolis, terutama karena hubungan Gibran dan PDIP renggang setelah Pilpres 2024.

Hasto menegaskan bahwa PDIP tidak mempermasalahkan ziarah itu, tetapi ia meminta agar Gibran tidak menjadikan nama Bung Karno hanya sebagai simbol politik.

“Kalau benar-benar ingin meneladani Bung Karno, jalankan semangat dan ajarannya, bukan sekadar datang ke makam,” ucap Hasto tegas.

PDIP juga mengingatkan bahwa mereka terus menghidupkan semangat Bung Karno lewat kerja nyata dan kaderisasi, bukan hanya lewat seremonial.

Gibran melakukan ziarah ini di tengah peringatan Bulan Bung Karno, yang selalu jatuh setiap Juni sebagai bentuk penghormatan atas kelahiran dan wafatnya Presiden pertama Indonesia.(*)