Pemadaman Lampu Taman Masih Dilanjutkan

  • Bagikan
Selama pandemi dan adanya PPKM, lampu di fasilitas umum dimatikan. Kecuali di ruas utama karena menjadi jalur vital. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Pemadaman lampu taman di seluruh Kabupaten Cilacap, masih diberlakukan. Tujuannya untuk mencegah kerumunan masyarakat di fasilitas umum karena berpotensi memicu penyebaran Covid19.

Kebijakan ini sudah diterapkan Pemerintah Kabupaten Cilacap sejak pandemi terjadi pada 2020 lalu. Ini dilakukan setelah Gugus Tugas menggelar rapat dan salah satu hasilnya adalah memadamkan lampu di taman dan fasilitas umum lainnya.

Kepala UPT Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Wilayah Barat, Nur Achmad ST mengatakan, kebijakan pemadaman lampu sampai sekarang masih diterapkan.

“Sampai saat ini belum ada perintah terbaru hingga pemadaman tetap dilakukan,” katanya, Senin (23/8/2021).

Nur menambahkan, seluruh alun-alun di wilayah kerjanya menjadi sasaran kebijakan tersebut. Sebut saja alun-alun Majenang, Wanareja, Sidareja dan Gandrungmangu. Tidak terkecuali alun-alun di pusat kota Cilacap. Demikian juga dengan Taman Kota Majenang dan sejumlah taman di tempat lainnya.

Hanya saja, PJU di tepi jalan utama di sejumlah lokasi di Kabupaten Cilacap masih dipertahankan. Alasannya karena menjadi jalur vital. Sebut saja jalan yang menjadi ruas penghubung antar provinsi atau berstatus jalan nasional.

“Kalau jalan utama tetap karena vital dan banyak dilalui kendaraan antar provinsi,” katanya.

Pengecualian ini juga karena alasan lain. Yakni kesadaran para pedagang yang berjualan di tepi jalan utama tersebut. Mereka sudah lebih memadahami aturan pembatasan jam operasi. Bis dipastikan para pedagang ini sudah menutup lapak sesuai aturan pemerintah dan Satuan Tugas.

“Pedagang sudah sadar,” katanya.

Dia mengaku kerap mendapatkan pertanyaan dari warga terkait perubahan kebijakan ini. Namun demikian, pihaknya hanya berpegang pada kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap atau Gugus Tugas yang diteruskan kepada dinas terkait. Selama kebijakan ini belum ada perubahan, maka pemadaman PJU akan tetap dilakukan.

“Saya sendiri tidak tahu sampai kapan. Selama belum ada perintah terbaru, ya akan tetap diteruskan (pemadaman PJU),” tegasnya.

Seperti diketahui, pemadaman PJU di fasilitas umum bertujuan untuk mengurangi munculnya keruman masyarakat. (*)

  • Bagikan