News  

Penyebab Longsor Tutup Jalan Karena Irigasi Ambruk

Warga sudah bisa melalui jalan yang tertutup longsor di Desa Sepatnunggal Kecamatan Majenang, Cilacap, Kamis (11/1/2024). Penyebab tebing longsor dan tutup jalan karena irigasi yang ambruk di atas tebing. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Penyebab tebing longsor dan tutup jalan di Desa Sepatnungal Kecamatan Majenang, Cilacap karena ada irigasi ambruk. Sayangnya, irigasi sederhana ini berada di puncak tebing. Air dari irigasi ini masuk ke lapisan bawah tanah dan mendorongnya menuju jalan penghubung antar desa.

Tebing longsor di Dusun Baregbeg RT 01 RW 05 Desa Sepatnunggal Kecamatan Majenang, Cilacap tutup jalan desa, Rabu (10/1/2024) malam. Kejadian ini memutus akses warga Desa Sepatnunggal dan Sadabumi.

Informasi menyebutkan, hujan turun sejak Rabu sore hingga malam dengan intensitas sedang. Sekitar pukul 19.30, warga melihat ada tebing bergerak ke arah bawah. Tidak lama kemudian, tebing ini longsor hingga tutup jalan utama di Desa Sepatnunggal.

Kepala UPT Perawatan Jalan dan Jembatan Wilayah Majenang di Dinas PUPR Cilacap, Ahmad Ghozali mengakui sudah melihat penyebab longsor yang sampai tutup jalan tersebut.

“Ada irigasi di atas tebing yang rusak. Air lalu turun dan mendorong tanah ke jalan atau longsor,” katanya, Kamis (11/1/2024).

Dia menambahkan, langkah pertama adalah membuang material longsor di atas jalan. Pihaknya bersama aparat gabungan dan warga melakukan kerja bakti. Lalu pada siang, 1 alat berat beroperasi untuk merampungkan pekerjaan. Hingga selepas tengah hari, jalan sudah bisa dilalui meski harus bergantian.

“Sore ini bisa selesai,” katanya.

Namun untuk perbaikan sumber utama penyebab longsor yang tutup jalan itu ada di instansi lain. Tepatnya di Dinas PSDA Cilacap.

“Kalau perbaikan ya ranah PSDA karena irigasi ini sudah ada SK Bupati,” kata dia.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Bayu Prahara mengatakan, pihaknya memang ada alat berat namun berukuran kecil. Hingga untuk menanggani longsor skala besar, butuh alat yang berbeda.

“Tadi kita sudah minta bantuan ke Dinas PUPR Cilacap dan alat berat bisa turun,” katanya.

Untuk penanganan lebih lanjut, BPBD Cilacap menyiapkan bronjong agar bisa memperkuat tebing dan mencegah longsor susulan.

“Bisa dengan bronjong dan sudah kita siapkan,” kata dia.

“Awal tahun ini sudah ada 3 kejadian. Termasuk longsor di sini (Sepatnunggal),” tegasnya. (*)