Perbaikan Tanggul Jebol Dikebut

  • Bagikan
Perbaikan tanggul jebol terus dikebut untuk menghindari banjir susulan karena hujan masih masih terjadi. (doc)

CILACAP – Perbaikan tanggul jebol yang mengakibatkan 4 desa di Kecamatan Majenang tergenang banjir, dikebut untuk menghindari kejadian susulan. Perbaikan menggunakan alat berat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy.

Tanggul jebol ini ada di Sungai Selokan 1 dan Cikawung. Khusus kerusakan di Sungai Cikawung mencapai 70 meter dan sudah setahun belum ada penanganan. Hal ini mengakibatkan banjir 3 kali pada akhir 2020. Banjir serupa kembali terulang pada November 2021.

“Perbaikan sudah berlangsung dua hari dengan menggunakan alat berat,” ujar Kasie Trantib Kecamatan Majenang, Wasis Nurcahyo, Senin (22/11/2021).

Menurutnya, perbaikan tanggul jebol di Sungai Selokan 1 sudah berhasil menutup sejumlah titik. Sementara di Sungai Cikawung, perbaikan masih terus berlangsung dengan menggunakan alat berbeda.

“Sekarang dalam proses perbaikan,” kata dia.

Dia menambahkan, alat berat ini tiba di lokasi pada Jumat (18/11/2021) malam lalu setelah ada permintaan dari warga dan pemerintah 4 desa. Ada 6 titik tanggul jebol di Sungai Selokan 1. Alat berat sudah berhasil menutup 2 titik.

Banjir yang menggenangi 4 desa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap setelah hujan deras sejak Selasa (16/11/2021). Akibatnya, tanggul Sungai Selokan 1 di Desa Rejodadi Kecamatan Cimanggu jebol dan air melimpas menggenangi 4 desa di Kecamatan Majenang. 4 desa tersebut adalah Padangsari, Mulyasari, Mulyadadi dan Pahonjean.

Keterangan warga menyebutkan, genangan mulai terjadi pada Selasa malam dan berlanjut pada Rabu (17/11/2021) pagi. Menjelang siang, air genangan di 4 desa itu bertambah tinggi karena Sungai Cikawung juga meluap.

Informasi lain menyebutkan, perbaikan tanggul dan pengerukan sungai juga ada di lokasi lain. Seperti di Sungai Cigeugeumeh. Demikian juga dengan sungai kecil penyebab banjir di Kecamatan Cimanggu yang sempat menggenangai jalan nasional pada 16 November 2021. Seluruh perbaikan ini menggunakan alat berat milik BBWS Citanduy. (*)

  • Bagikan