Pergerakan Tanah di Dayeuhluhur Sudah Terprediksi

  • Bagikan
Jalan amblas di Dusun Cilulu Desa Dayeuhluhur karena berada di alur pergerakan tanah. Bencana ini sudah terprediksi terulang setelah kejadian pertama pada 2003. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Pergerakan tanah di Dusun Cilulu Desa Dayeuhluhur Kecamatan Dayeuhluhur pada 3 November 2021, sebenarnya sudah ada prediksi. Bencana ini akan dengan siklus 20 tahun sekali.

Prediksi ini muncul setelah ada kejadian serupa pada 2003 lalu yang memaksa warga setempat harus transmigrasi lokal atau translok. Usai kejadian ini ada sebuah survey yang menyebutkan pergerakan tanah di dusun tersebut akan kembali terjadi setelah 20 tahun.

Camat Dayeuhluhur, Aji Pramono mengatakan, prediksi ini terbukti dengan kejadian pergerakan tanah pada 3 November itu.

“Prediksinya setelah 20 tahun akan kembali bergerak. Nah sekarang baru 18 tahun sudah terjadi lagi,” ujar Aji.

Dia mengatakan, pasca kejadian 2003 lalu para korban sudah relokasi ke dusun terdekat dan aman. Namun para korban ini secara perlahan kembali ke Dusun Cilulu dan menetap.

“Mereka sudah relokasi. Tapi setelah sini (Dusun Cilulu) aman, mereka balik lagi,” kata dia.

Ketua RW 12, Wiwin Winarni mengatakan, warga berharap agar mereka segera mendapatkan penangganan. Mulai dari kerusakan rumah sampai dengan jalan desa yang rusak.

Jika mereka harus pindah atau relokasi, dia berharap agar warga mendapatkan bantuan sepenuhnya. Mulai dari pengadaan tanah hingga pembangunan rumah.

“Jadi warga ga perlu mikir beli tanah dan bangun rumah,” harapnya.

Pergerakan tanah di Dusun Cilulu Desa Dayeuhluhur Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap merusak 5 rumah warga. Rumah rusak semuanya berada di RT 3 RW 12. Salah satu rumah sudah kosong karena warga mengungsi ke kerabat terdekat.

Bencana ini terjadi pada Rabu (3/11/2021) sore, sekitar pukul 17.00 bersamaan dengan hujan deras. Warga sempat merasakan gempa kecil dan juga suara kayu patah. Akibatnya 5 rumah warga rusak berat dan sudah kosong tanpa penghuni. Selain itu ada 8 rumah rusak sedang dan 4 lainnya rusak ringan. (*)

  • Bagikan