News  

Pergi Antar Anak Mengaji, Rumah Terbakar Habis Tak Tersisa

Petugas Pemadam Kebakaran Cilacap tengah berupaya memadamkan api, Sabtu (28/10/2023). Rumah Masirun terbakar sampai habis saat dia antar anaknya pergi mengaji. (doc)

CILACAP – Seorang warga yang tengah antar anak mengaji, harus pulang dan mendapati rumah terbakar habis, Sabtu (28/10/2023). Rumah ini sudah tak terselamatkan karena seluruh bangunan runtuh akibat kobaran api. Hingga rumah ini rata dengan tanah. Pemilik rumah adalah keluarga Masirun, warga Desa Pahonjean, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Kejadian mengenaskan dialami keluarga Masirun, Sabtu sore. Seperti biasa, sore hari dia antar anak untuk pergi mengaji. Sementara istrinya, pergi ke sawah untuk memeriksa tanaman padi.

Namun kepergian mereka untuk urusan masa depan anak-anak, justru berbalik dengan kenyataan yang mereka terima. Rumah mereka yang dalam keadaan kosong justru habis terbakar.

Informasi menyebutkan, tidak ada yang tahu persis awal kejadian tersebut. Saksi yang pertama kali melihat tragedi ini, baru mengetahui setelah api membakar rumah tersebut. Itupun karena saksi yang juga tetangga korban mendengar suara keras seperti kayu patah. Mendengar suara ini, saksi lalu mendekati asal suara.

Di sana, dia mendapati api di rumah Masirun tengah berkobar hebat. Hampir seluruh bagian rumah ini tersentuh si jago merah. Saksi kemudian berteriak meminta tolong dan segera mengundang perhatian warga lainnya. Salah satu warga lalu menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Majenang.

Mendapati laporan ini, petugas langsung bergerak menuju lokasi yang ada di sisi barat daya kantor Pos Pemadam Kebakaran Majenang. Setiba di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman.

Hanya saja, upaya ini gagal menyelamatkan rumah milik Masirun yang habis terbakar. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp 30 juta dengan menghitung material bangunan dan perabot serta seluruh barang yang ada di rumah tersebut.

Kepala Pos Pemadam Kebakaran Majenang, Sartono memperkirakan, api pertama kali muncul dari arus pendek atau kongslet. Ini yang kemudian membuat rumah Masirun terbakar hingga habis tak tersisa.

“Penyebab kebarakan karena arus pendek,” katanya.

Saat ini, Masirun bersama istri dan anaknya mengungsi ke rumah kerabat terdekat. (*)