Persaingan Liga 2 Grup C Kian Seru

  • Bagikan
Pemain PS HW menghalau bola saat melawan PSCS Cilacap. Persaingan di Liga 2 Grup C kian seru karena selisih poin 3 tim teratas sangat tipis. (doc)

CILACAP – Persaingan Liga 2 Grup C kian seru usai kemenangan PSIM Yogyakarta atas Persis Solo dalam derbi Mataram. Laga yang berkesudahan 1 – 0 untuk PSIM itu membuat jarak 3 tim teratas bertambah dekat.

Laga di Stadion Mahanan Solo pada Senin (15/11/2021) malam menjadi kemenangan penting bagi PSIM. Gol penentu kemenangan lahir pada menit 51, berkat tendangan Sugeng Efendi. Bola sempat membentur kaki pemain belakang Persis, namun bola melambung dan masuk ke jala gawang.

Berkat kemenangan ini, PSIM kini nangkring di posisi 2 papan klasemen sementara dengn 13 poin. Sekaligus membuka persaingan Liga 2 Grup C. Keberhasilan ini sekaligus menyalip PSCS Cilacap yang pada laga sebelumnya hanya bermain imbang melawan PS HW. PSCS berada di posisi ke 3 dengan mengantongi 12 poin.

Bagi Persis Solo, kekalahan ini tidak merubah posisi mereka di pemuncak klasemen dengan 15 poin. Hanya jarak dengan PSIM terpangkas dan tinggal selisih 2 poin saja. Tentu saja akan membawa tekanan bagi pemain saat laga berikutnya. Tim ini harus menang untuk menjaga kans lolos ke babak 8 besar.

Sedangkan bagi PSCS Cilacap, peluang untuk mengejar defisit poin dari pemuncak klasemen belum sepenuhnya hilang. Dengan catatan, tim berjuluk Hiu Selatan ini mampu menang atas Persijap Jepara dan Persis Solo. Sembari berharap PSIM dan Persis Solo terpeleset dalam menjalani laga sisa.

Pelatih PSCS Cilacap, Frans Sinatra Huwae enggan terlalu berharap pada hasil tim lain. Dia tetap meminta agar anak asuhnya bisa bekerja keras. Hingga kesempatan yang masih terbuka dapat dimaksimalkan dan mampu membawa tim Hiu Selatan lolos ke babak 8 besar.

“Semoga dalam pertandingan-pertandingan nanti, kami sendiri yang menentukan lolos ke babak berikut,” kata Frans.(*)

  • Bagikan