Pj Bupati Cilacap Tegaskan Netralitas ASN dalam Pemilu

ilustrasi

CILACAP – Pj Bupati Cilacap, Awaludin Muuri kembali tegaskan netralitas ASN atau Aparatur Sipil Negara dalam Pemilu 2024. Dia memastikan, seluruh ASN harus bisa membawa diri masing-masing selama proses Pemilu yang sekarang sudah memasuki masa kampanye.

Sesuai dengan aturan, ASN tetap memiliki hak pilih dalam Pemilu. Hingga mereka pasti memikili kecenderungan terhadap calon presiden atau calon legislatif dari partai tertentu. Namun demikian, ASN harus netral dengan tidak ikut berkampanye bagi calon atau partai manapun.

Pj Bupati Cilacap, Awaludin Muuri kembali menegaskan netralitas ASN di Cilacap dalam Pemilu 2024. Menurutnya, netralitas ASN salah satu bentuknya adalah saat memberikan pelayanan. Mereka tidak boleh membedakan masyarakat dengan beragam latar belakang.

“Dalam melaksanakan tugas pelaynan publik, dalam menjalankan tugas-tugas sebagai pamong dan pelayanan masyarakat, ASN harus netral,” katanya usai upacara peringatan Hari Korpri, Hari Guru dan Hari Kesehatan Nasional, Rabu (29/11/2023).

Dia menambahkan, netralitas ASN berbeda dengan TNI dan Polri. Karena 2 lembaga keamanan ini tidak memiliki hak pilih sama sekali. Artinya, TNI dan Polri tidak bisa memberikan suara saat pemilu maupun pemilihan kepala daerah. Beda dengan ASN yang masih punya hak pilih.

“ASN tetap punya hak pilih tapi harus netral. Karenanya, ASN harus pandai membawa diri,” kata dia.

Dia menjelaskan, di Cilacap ada 14 ribu ASN dan juga honorer. Mereka masih memiliki hak untuk memberikan suara saat Pemilu pada 14 Februari 2024.

“Netralitas ASN ini juga sebagai wujud untuk mensukseskan pemilu,” kata dia.

Awaludin berharap agar masyarakat bisa memberikan pengawasan agar ASN Cilacap bisa tetap menjaga netralitas mereka saat Pemilu.

“Masyarakat bisa ikut mengawasi,” tegasnya. (*)