CILACAP – Jumpa Bakti Gembira atau Jumbara PMI Cilacap, pertama kali digelar usai pandemi di lapangan Jambusari Kecamatan Jeruklegi, Cilacap. Jumbara ini akan berlangsung selama 4 hari, mulai Kamis-Minggu (5-8/10/2023).
Defile dari peserta menjadi acara pembuka Jumbara PMI. Tiap peserta menampilkan keunikan dan kemampuan masing-masing. Lalu para peserta mengikuti ucapara pembukaan.
Ketua PMI Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf mengatakan, Jumbara PMI 2023 ini melibatkan 700 orang dari 52 kontingen mewakili PMI Kecamatan se Kabupaten Cilacap.
“Jadi dari 24 kecamatan mengirimkan 2 regu dengan masing-masing 12 orang,” kata dia.
Melalui Jumbara PMI, para peserta yang merupakan Palang Merah Remaja memiliki jiwa kemanusiaan yang kuat. Yakni membantu sesama manusia, tanpa membedakan suku, ras, agama dan budaya. Keberadaan PMR ini juga sangat membantu ketika ada bencana alam di daerah masing-masing.
Pj Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar mengatakan, kegiatan ini akan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kepalangmerahan anggota PMR di Cilacap.
“PMR ini merupakan relawan masa depan PMI, sehingga karakter mereka harus terbentuk sejak usia seklolah. Kita terus dorong agar mereka mampu mandiri, berkarakter suka menolong sesama dan dengan rasa kemanusiaan,” katanya.
Kegiatan Jumbara ini tiap dua tahun dan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Palang Merah ke-78. Sejumlah lomba yang bersifat gembira, mulai kegiatan Jumpa, Bakti dan Gembira yang melibatkan para peserta. Seperti manajemen PMR, anjangsana dan tukar hasil karya, workshop NAPZA, penanganan bencana alam, meramu obat, jurnalistik outbond dan lainnya. (*)






