News  

Polisi Lakukan Penyekatan Hewan Kurban

Petugas Polres Cilacap saat lakukan penyekatan dengan memeriksa mobil bermuatan kambing, Jumat (8/7/2022). Penyekatan hewan kurban untuk memastikan kesehatan dan kondisi ternak. (doc)

CILACAP – Petugas polisi dari Polres Cilacap lakukan penyekatan terhadap hewan kurban. Penyekatan ini mencakup semua hewan baik sapi maupun kambing. Pengawasan pergerakan ini melalui penyekatan hewan kurban oleh Satuan Tugas Penegakan Operasi Aman Nusa II PMK.

Tugas utama petugas kepolisian ini adalah mengawasi pergerakan ternak kurban. Petugas juga akan memastikan ternak untuk kurban ini sudah dalam keadaan baik dan sehat.

Seperti yang petugas lakukan pada Jumat (8/7/2022). Mereka sempat memberhentikan sebuah mobil bak terbuka yang tengah mengangkut hewan ternak berupa kambing. Kambing ini tengah dalam perjalanan menuju rumah pembeli untuk keperluan kurban pada Minggu (10/7/2022).

Kasi Humas Polres Cilacap IPTU Gatot Tri Hartanto, pihaknya memastikan kalau 10 ekor kambing ini dalam kondisi sehat. Petugas tidak mendapati kambing yang tengah terjangkit penyakit tertentu. Termasuk bebas dari paparan PMK hingga kendaraan ini kemudian bisa melanjutkan perjalanan.

“10 ekor kambing ini dalam kondisi baik,” kata dia.

IPTU Gatot menambahkan, operasi penyekatan ini untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran PMK. Karena beberapa waktu lalu, ada kasus PMK yang menyerang sapi di sejumlah lokasi.

Kasus PMK di Kabupaten Cilacap pertama kali muncul pada 19 Mei 2022. Petugas dari Dinas Kesehatan mendapati 10 ekor sapi di Kabupaten Cilacap, positif terjangkit wabah PMK. Hewan ini berada di 3 kecamatan berbeda, yakni Cilacap Utara, Jeruklegi dan Dayeuhluhur.

Kepastian ini menyusul keluarnya hasil uji sampling dari Balai Besar Veteriner Wates, Yogyakarta. Petugas dari balai ini sudah melakukan pengambilan sample pada 15 Mei 2022. Pengambilan sample ini melibatkan petugas dari Dinas Pertanian dan Stasiun Karantina Cilacap.

Karena itu, kata IPTU Gatot memastikan, kegiatan penyekatan hewan kurban ini akan terus dilaksanakan hingga masa operasi berakhir.

“Kita akan terus lakukan kegiatan ini sampai masa operasi berakhir,” tegasnya. (*)