News  

Polisi Pastikan Eko Ditemukan di Kalimantan Setelah Hilang Saat Demo Jakarta

Polisi menyatakan mereka menemukan Eko di Kalimantan setelah masyarakat lebih dulu mengabarkan bahwa ia hilang saat aksi demonstrasi di Jakarta akhir Agustus.(doc)

KALIMANTAN – Polisi menyatakan mereka menemukan Eko di Kalimantan setelah masyarakat lebih dulu mengabarkan bahwa ia hilang saat aksi demonstrasi di Jakarta akhir Agustus. Polisi menegaskan Eko bekerja di Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Pidana Kekerasan (KontraS) mengumumkan pada 9 September bahwa mereka menemukan Eko di Kalimantan. KontraS menjelaskan keluarga melaporkan Eko hilang karena ia tidak pulang ke rumah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi menjelaskan orang tua menerima pesan WhatsApp langsung dari Eko. Dalam pesan itu, Eko menegaskan ia pergi untuk bekerja di Kalimantan. Polisi memastikan Eko ditemukan di Kalimantan dalam kondisi sehat.

Lokasi Eko Ditemukan di Kalimantan Polisi Tegaskan

Dari keterangan orang tua, aparat menggali informasi lalu memastikan Eko berada di Dusun Kampung Desa, Desa Kuala Jelai. Hasil pengecekan lapangan kemudian membuktikan informasi tersebut benar.

Ade Ary menjelaskan bahwa tim Subdit IV Ditreskrimum Polda Metro Jaya berangkat ke lokasi dan memverifikasi keberadaan Eko. Ia menegaskan tim menemukan Eko di Kalimantan setelah mereka bekerja sama dengan Polsek Kuala Jelai, Polres Sukamara, dan Polda Kalimantan Tengah.

Tim gabungan mendatangi lokasi dan menemukan Eko bekerja sebagai penangkap ikan di Kuala Jelai. Polisi menegaskan hasil pemeriksaan membuktikan tim menemukan Eko di Kalimantan dalam keadaan aman.

KontraS mencatat 44 laporan orang hilang terkait demonstrasi akhir Agustus. KontraS menyebut sebagian besar orang sudah berhasil ditemukan, termasuk tim yang menemukan Eko di Kalimantan.

Polisi melaporkan tiga orang belum berhasil ditemukan hingga 15 September, yaitu Bima Permana Putra, Muhammad Farhan Hamid, dan Reno Syahputradewo. Namun, polisi memastikan tim menemukan Eko di Kalimantan sehingga ia tidak termasuk tiga orang tersebut.

Polisi kemudian menemukan Bima di Malang, Jawa Timur, saat ia berjualan mainan barongsai di depan kelenteng. Dengan hasil itu, polisi menyatakan hanya satu orang masih hilang, sementara Eko ditemukan di Kalimantan. (*)