PTM Terbatas Mulai Diterapkan

  • Bagikan
Siswa Cilacap sudah bisa masuk untuk mulai mengikuti Pembalajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, Senin (20/9/2021). (doc)

CILACAP – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai diterapkan di Kabupaten Cilacap, Senin (20/9/2021). Penerapan PTM terbatas mengacu pada pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) yang berakhir pada Sabtu (18/9/2021). Hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, merasa yakin menerapkan PTM di jenjang pendidikan SD dan SMP. Dinas mempertimbangkan pelaksanaan PTS yang sukses dalam hal penerapan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Sadmono Danardono mengatakan, sekolah di bawah kewenangan dinas sudah mulai menerapkan PTM. Seperti SD dan SMP negeri dan swasta.

“Sudah kita mulai hari ini (Senin, 20/9/2021),” ujarnya.

Menurutnya, PTS lalu menjadi salah satu acuan untuk menggelar PTM di Cilacap. Karena selama kegiatan tersebut tidak ada siswa ataupun guru yang terpapar Covid19. Hal ini membawa angin segar dan menjadi pertimbangan dinas untuk bisa mulai menerapkan PTM terbatas.

Selain itu, status kedaruratan Kabupaten Cilacap masuk level 3 hingga memungkinkan PTM secara terbatas. Caranya dengan membatasi siswa yang masuk kelas. Untuk siswa SD, dinas menerapkan 50 persen dan terbagi dalam 2 sesi.

“SD sudah bisa 50 persen karena jumlah tiap rombel (rombongan belajar) rata-rata 30 atau 40. Jadi bisa masuk dua sesi,” katanya.

Dinas masih berhati-hati terhadap siswa SMP dengan menerapkan 3 sesi dan ada jeda 1 jam tiap sesi. Baru setelah itu siswa boleh masuk ruang belajar. Hal ini sekaligus menjadi ajang evaluasi PTM bagi siswa SMP baik negeri maupun swasta di Kabupaten Cilacap.

“Kita tidak ingin buru-buru. Sambil kita evaluasi,” kata dia.

Dia mengatakan, penerapan protokol kesehatan (prokes) mengacu pada PTS lalu. Mulai dari tempat antar jemput, cuci tangan dengan air mengalir, penggunaan masker dan jaga jarak antar siswa. Tiap sekolah yang menggelar PTM wajib menerapkan prokes.

“Ya seperti PTS kemarin dan wajib,” katanya. (*)

  • Bagikan