CILACAP – Rita Pasaraya, salah satu pusat perbelanjaan di Cilacap, Jawa Tengah, musnha terbakar, Senin (2/2/2026) malam. Api dengan cepat membesar dan merambat hingga mendekati kawasan permukiman padat di sekitar lokasi.
Informasi awal menyebutkan, percikan api berasal dari salah satu gerai di pusat perbelanjaan tersebut. Tepatnya salah satu toko roti yang berada di dalam Rita Pasaraya. Atas kejadian ini, salah satu petugas keamanan pusat perbelanjaan itu menghubungi Damkar Cilacap, pukul 22.13.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cilacap, Rochman, menyebutkan, petugas Damkar langsung meluncur ke lokasi usai menerima menerima laporan.
“Benar, telah terjadi kebakaran di Rita Pasaraya. Berdasarkan informasi awal, api diduga muncul akibat percikan di salah satu gerai, yaitu Toko Roti Inyonge,” kata Rochman, Senin malam.
Rochman menjelaskan, kobaran api yang cepat membesar dan dengan cepat merembet ke bangunan laun. Kondisi ini mengancam pemukiman warga yang berada di sekitar pusat perbelanjaan tersebut.
Untuk mengendalikan api, petugas melakukan pemadaman secara terpadu dengan melibatkan sejumlah pihak. Tim gabungan mengerahkan armada tambahan dari sektor swasta dan kepolisian.
“Unit pemadam yang membantu berasal dari CSR Pertamina Cilacap, Solusi Bangun Indonesia (SBI) Cilacap, serta kendaraan water cannon milik Polresta Cilacap,” ujar Rochman.
Rochman memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa pusat perbelanjaan di Cilacap terbakar tersebut.
“Laporan korban nihil. Saat ini kami fokus memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyebar,” tuturnya.
Petugas akhirnya berhasil menguasai api setelah bekerja selama beberapa jam. Menjelang Rabu dini hari, 3 Februari 2026, api dapat dikendalikan sepenuhnya. Meski demikian, petugas tetap berjaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi kebakaran ulang.
Hingga pukul 09.00 WIB, kepulan asap putih tipis masih terlihat keluar dari bangunan pusat perbelanjaan terbesar di Cilacap yang terbakar pada malam sebelumnya. (*)






