Puskesmas Karangpucung Ikutan Ditutup. 5 Nakes Positif Covid19

  • Bagikan

CILACAP – Pentupan fasilitas kesehatan kembali dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap. Setelah RSUD Cilacap terpaksa menutup layanan rawat jalan selama 2 hari, giliran Puskesmas Karangpucung 1 mengambil tindakan serupa.

Rentang waktu penutupan Puskesmas ini bahkan lebih lama yakni 3 hari. Dimulai dari Minggu(23/5/2021) sampai dengan Rabu (26/5/2021). Informasi penutupan fasilitas kesehatan dasar di Kecamatan Karangpucung ini mulai disebarluaskan melalui media sosial.

Di pamflet digital itu disebutkan, penutupan dilakukan untuk memberi kesempatan petugas menggelar sterilisasi ruangan di sana.

Sementara pelayanan dialihkan ke puskesmas terdekat seperti di Kecamatan Gandrungmangu, Cimanggu dan klinik swasta terdekat.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Ari Windhi mengatakan, penutupan dilakukan karena ada tenaga kesehatan yang terpapar Covid19.

“Ada 5 nakes yang pisitif,” ujarnya Senin (24/5/2021).

Dia mengatakan, penutupan ini hanya di tempat pelayanan rawat inap, rawat jalan dan persalinan.

“Tidak tutup total,” kata dia.

Kepala Puskesmas Karangpucung 1, dr Agus Suharto memastikan ruang rawat jalan mulai Selasa (25/5/2021) sudah bisa melayanai warga kembali.

“(Senin) Hari ini kita sterilisasi semua ruangan. Untuk melindungi pasien. Besok (Selasa) ruang rawat jalan sudah buka,” ujar Agus.

Sementara ruang rawat inap dan juga persalinan harus tutup lebih lama. Terutama ruang persalinan yang diperkirakan baru bisa melayani kembali setelah 10 hari. Ini karena semua nakes di sana terpapar Covid19 hingga harus menjalani isolasi mandiri.

Sementara ruang rawat inap, ditarget sudah beroperasi kembali pada Kamis (27/5/2021) mendatang.

“Ruang bersalin ini lebih lama karena nakes kena semua hingga harus isolasi mandiri. Nanti kalau sudah selesai (isolasi) baru kita buka lagi,” tegasnya.

“Kalau layanan kegawat daruratan masih kita berikan. Tapi tanpa mondokan (rawat inap),” kata Agus kembali.

Seperti diberitakan sebelumnya, RSUD Cilacap terpaksa menutup seluruh poly dibagian rawat jalan setelah 32 nakes terpapar Covid19. Mayoritas nakes itu menanggani Anak Buah Kapal (ABK) Filipina yang dirawat setelah dipastikan terjangkit virus varian India atau B 1617.2. (*)

  • Bagikan