Seluruh Titik Masuk Cilacap Disekat

  • Bagikan
Penyekatan di semua titik masuk Cilacap dilakukan selama PPKM darurat. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Seluruh titik masuk menuju dan keluar Kabupaten Cilacap, langsung mendapatkan perhatian Satgas Covid19. Apalagi, setidaknya ada 2 titik yang menjadi penghubung langsung Kabupaten Cilacap dengan Jawa Barat.

Satu titik ini melalui jalan nasional, tepatnya ruas Purwokerto-Bandung melalui Majenang. Titik lainnya ada di ruas jalan provinsi yang menjadi penghubun Cilacap dengan Pangandaran melalui Patimuan.

Kedua jalur tersebut saat normal sangat padat oleh lalu lintas kendaraan umum maupun pribadi. Demikian juga dengan angkutan barang. Hal ini memungkinkan warga untuk keluar masuk Cilacap dengan mudah. Hal ini membuat Satgas Covid19 Kabupaten Cilacap melakukan penyekatan untuk mengurangi mobilitas warga.

Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi mengatakan, penyekatan tersebar di 5 lokasi. Mulai dari Sampang, Jetis, Nusawungu, Dayeuhluhur dan Rawaapu. 2 lokasi terakhir menjadi titik penyekatan penting karena berbatasan langsung dengan Jawa Barat.

“Pos di Dayeuhluhur titiknya di Mergo. Yang lain ada di Sampang, Jetis, Nusawungu dan Rawaapu,” kata Kapolres.

Dia mengatakan, semua pelaku perjalanan harus bisa menunjukkan surat keterangan vaksin dan swab antigen. Termasuk bagi pelaku perjalanan esensial. Kapolres mengancam akan memaksa mereka untuk putar balik jika tidak bisa menunjukkan surat tersebut.

“Di pos penyekatan kita akan pastikan semuanya. Apabila pelaku perjalanan tidak bisa menunjukan surat, akan kita putar balik. Dan di pos ini juga ada swab antigen secara acak,” kata Kapolres. (*)

  • Bagikan