CILACAP – Senpi milik perampok yang beraksi di agen BRI Link di Desa Kaliwungu Kecamatan Kedungreja, Cilacap, ternyata berupa pistol rakitan. Asal usul dan kepemilikan senjata tersebut masih terus dalam proses pemeriksaan penyidik Polda Jateng.
Penelusuran awal tentang pistol rakitan ini bermula dari olah TKP. Petugas mendapati ada proyektil di lokasi dan kaki korban yang berasal dari tembakan kawanan perampok. Dari hasil pemeriksaan di laboratorium, petugas mendapati kalau proyektil ini tidak ada alur.
“Ini menandakan proyektil dari pistol rakitan,” ujar Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi.
Dia melanjutkan, dari hasil olah TKP petugas lalu mendapati gambaran lebih jelas tentang para pelaku. Hingga petugas berhasil menangkap Buang di Pandeglang. Dari sana, petugas mendapatkan informasi terkait keberadaan 2 pelaku lainnya yakni Sudiono dan Iwan.
“Di rumah Sudiono kita dapatkan senpi berupa pistol rakitan. Semuanya ada 4,” kata dia.
Terkait asal usul pistol rakitan ini, Kapolda belum bisa menjelaskan lebih rinci. Petugas saat ini masih fokus pada kasus utama yakni perampokan di agen BRI Link milik Nasirun itu.
“Kita fokus pada kasus utama dan sudah terungkap,” katanya.
Meski demikian, petugas masih mendalami asal usul senpi tersebut dengan menggandeng Polda Lampung. Bahkan sempat meninggalkan beberapa anggota Jatanras Polda Jateng dan Reskrim Polresta Cilacap.
“Masih kita dalami dan kerja sama dengan Polda Lampung,” tegasnya.
Sebelumnya, kawanan perampok mengasak uang Rp 100 juta dan sejumlah barang berharga dari agen BRI Link di Desa Kaliwungu Kecamatan Kedungreja, Cilacap, Senin (27/3/2023). Perampok menembak 2 korban hingga mengalami luka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Kawanan rampok dengan bersenjata api atau bersenpi beraksi di siang bolong, Senin (27/3/2023). Perampok ini mengasak uang dan sejumlah barang di Agen BRI Link di Desa Kaliwungu RT 05 RW 05 Kecamatan Kedungreja, Cilacap. Korban luka tembak adalah Nasirun dan Gunawan. (*)






