SMP 3 Majenang Raih Sekolah Adiwiyata Nasional

Kepala SMP N 3 Majenang, Ahmad Fathoni menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dari Menteri LHK, Prof Dr Siti Nurbaya Bakar, MSi. SMP N 3 Majenang bertekad untuk maju kembali dan meraih Sekolah Adiwiyata Mandiri di waktu mendatang. (doc)

CILACAP – SMP Negeri 3 Majenang, Cilacap mampu meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dari pemerintah pusat. Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Prof Dr Siti Nurbaya Bakar MSi di Jakarta kepada Kepala SMP Negeri 3, Ahmad Fathoni.

Sekolah Adiwiyata merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Tiap warga ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan sehat dan menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Ahmad Fatoni mengatakan, keberhasilan meraih Sekolah Adiwiyata untuk kategori nasional.

“Selain kita, ada SMP 9 Cilacap, MTs Ma’arif Sikampuh dan SD N 02 Jambusari,” katanya.

Menurutnya, ada sejumlah kriteria penilian agar bisa meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional. Seperti pembiasaan hemat energi, pengelolaan sampah, pola hidup bersih dan sehat serta keberadaan pohon.

Dalam penilaian, jumlah pohon dan lembar daun bahkan dihitung karena terkait ketersediaan oksigen di lingkungan sekolah.

“Hingga hak anak untuk mendapatkan oksigen di sekolah tetap terjaga,” katanya.

Fathoni menambahkan, sekolah ini memiliki faktor kuat hingga bisa meraih penghargaan tingkat nasional. Yakni masih terjaganya pohon tinggi dan besar. Selain itu, pihaknya sudah mampu membentuk karakter siswa yang peduli dengan kondisi lingkungan hidup.

“Ini berkat pembiasaan. Seperti mematikan lampu yang tidak terpakai, mengelola sampah lewat bank sampah. Dan kita punya program tiap anak harus menanam dan memelihara tanaman di sekolah,” terangnya.

Melalui program ini, maka akan terbentuk karakter anak yang peduli dengan kondisi lingkungan hidup. Hingga pembiasaan dari sekolah akan terbawa hingga saat anak berada di lingkungan masyarakat.

“Arahnya adalah pembentukan karakter anak yang peduli dengan lingkungan hidup,” katanya.

Dia berharap agar ke depan, SMP N 3 Majenang berusaha untuk meraih Sekolah Adwiyata Mandiri. Atau naik satu level dari kategori nasional. Hingga perlu kerja keras dan kerja sama semua pihak.

“Butuh kerja keras dan kerja sama dengan semua pihak,” tegasnya. (*)