Suzuki Kenalkan Sekolah ke Dunia Industri

  • Bagikan
Forum diskusi antara SIM bersama Kementerian Perindustrian RI di Bandung Kamis (8/4/2021) untuk pencanangan program vokasi untuk sekolah dan perguruan tinggi

PENULIS : HARYADI NURYADIN

JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) melirik siswa SMK atau perguruan tinggi. Caranya dengan mengenalkan lembaga pendidikan dengan dunia industri, terutama otomotif.

Hal ini nampak dalam forum diskusi antara pemangku kepentingan dengan dunia kependidikan, Kamis (8/4/2021) di Bandung.

Dalam forum diskusi ini, SIM bersama Suzuki Supplier Club (SSC) menggandeng Kementerian Perindustrian, Pemkab Jawa Barat dan lainnya. Fokus diskusi adalah pencanangan program vokasi untuk SMK dan universitas. Dari Kementerian Perindustrian hadir Sony Sulaksono, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP).

Managing Director PT SIM, Shodiq Wacaksono menjelaskan, forum diskusi sebagai upaya Suzuki mengenalkan industri otomotof ke sekolah dan universitas.

“Industri selalu membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian, terampil, dan siap pakai, karena merupakan kompetensi dan sangat mempengaruhi kualitas produk,” katanya.

Peluang ini, katanya tentu harus disinergikan dengan lembaga-lembaga pendidikan. Dan program pendidikan vokasi menjadi penyambung antara industri otomotif dengan sekolah ataupun universitas.

Melalui vokasi inilah daya saing dan eksistensi produk industri akan bisa terjaga. Selain itu, mampu meningkatkan kemampuan dan kualitas industri otomotif agar lebih kompetitif di dunia.

“Bagi Suzuki ini penting karena mengekspor produk-produknya ke berbagai negara,” terangnya.

Dia berharap agar kegiatan ini mampu membawa manfaat untuk memulai program vokasi lainnya. Selain itu juga mampu memberikan informasi terkini tentang industri otomotif terkini.

“Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Perindustrian yang telah memungkinkan acara ini berlangsung sehingga mampu menjadi forum silaturahmi yang positif,” kata Shodiq.

Sementara itu, keberadaan tenaga terampil, terlatih, punya keahlian dan siap pakai ini juga memberi dukungan bagi anggota SSC. Hingga diharapkan perusahaan ini mampu memenuhi standar global untuk setiap komponen yang diproduksi pemasok.

Saat ini, SSC dibawah komando Johan Tamsir dengan Ketua Bidang Vokasi dijabat oleh Rudy Teo. Sementara untuk penggerak vokasi SSC adalah Tata H Wisatmaka. (*)

  • Bagikan