Sport  

Suzuki Tatap Seri Argentina Penuh Harap

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir saat melaju di Mandalika. Jelang seri Argentina, Suzuki berharap bisa lebih berkembang. (doc)

JAKARTA – Tim Suzuki Ecstar tatap seri Argentina dengan penuh harap setelah hasil kurang maksimal di Mandalika, (20/3/2022). Kedua pembalap Suzuki finish di posisi 5 dan 6.

Balapan di Mandalika memang tidak seperti harapan semua pembalap Suzuki. Alex Rins dan Joan Mir harus bertarung di bawah guyuran hujan sepanjang race yang tidak mudah bagi keduanya.

Gelaran MotoGP pertama di Mandalika sempat tertunda karena hujan deras. Race Direction lalu memutuskan balapan wet race dan berlangsung selama 20 lap dari recana 27 lap.

Balapan di Mandalika cukup menyulitkan bagi mayoritas pembalap karena berada di bawah guyuran hujan. Termasuk bagi Suzuki setelah insiden terbakarnya motor Alex Rins saat melakoni FP 4.

Rins bahkan mengaku laju motornya masih kalah cepat dengan Yamaha dan Ducati. Dia menyadari usai Johan Zarco dan Fabio Quatrararo berhasil menyalipnya.

“Ketika Zarco dan Quartararo melewati saya, saya melihat bahwa mereka memiliki kecepatan yang lebih baik daripada saya, dan saya menyadari bahwa saya tidak dapat berbuat lebih banyak tanpa risiko besar,” ujar Rins melalui siaran pers Suzuki-racing.com.

Usai balapan di Mandalika, kini Suzuki tengah bersiap dan tatap seri di Argentina, 4 April 2022 mendatang. Tim ini berharap mampu berbuat lebih banyak karena biasanya cuaca saat balapan di Argentina sering kali cerah.

Team Manager Suzuki Ecstar, Livio Suppo mengatakan hasil di Mandalika bukan harga mati karena musim baru menjalani 2 seri. Seri Pertama adalah di Qatar dan berlanjut ke Mandalika. Menghadapi seri ke 3 di Argentina inilah, Livio Suppo melihat masih ada kesempatan untuk Suzuki berkembang lagi hingga bisa tatap seri ini dengan penuh harapan.

“Kami masih di awal musim, dan saya menganggap bahwa kami bisa bahagia dan bergerak maju dengan positif,” tegasnya.(*)