News  

Talud SDN Cibalung 04 Ambruk, Siswa Tetap Masuk Kelas

BPBD Cilacap memasang terpal untuk mencegah longsor susulan di SDN 04 Cibalung. Talud SDN 04 Cibalung longsor pada Sabtu (3/5/2025). (doc/dinas pendidikan dan kebudayaan cilacap)

CILACAP – Talud penahan dinding bangunan SDN Cibalung 04 Kecamatan Cimanggu, Cilacap, ambruk akibat longsor, Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 16.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun material longsoran menutupi akses jalan utama warga.

Sebelum longsor terjadi, hujan deras mengguyur wilayah setempat sejak pukul 15.00 WIB hingga 15.30 WIB. Curah hujan tinggi menyebabkan kondisi tanah di sekitar pondasi sekolah jenuh air dan labil. Warga sudah mulai merasakan tanda-tanda pergerakan tanah sejak pukul 15.30 WIB.

Sekitar 45 menit kemudian, tembok penahan tebing sekolah longsor secara tiba-tiba. Material berupa tanah, batu, dan puing bangunan menimbun badan jalan desa yang biasa digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari.

Pasca kejadian, warga bersama aparat dan relawan melakukan kerja bakti. Mereka membersihkan puing tembok talud yang ambruk di SD Cibalung 04. Hingga jalan bisa sepenuhnya bersih dari seluruh bekas material longsor.

Pemerintah Desa Cibalung juga telah mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi longsor susulan masih mungkin terjadi, terutama jika hujan kembali turun.

Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Cimanggu, Eko Sartono memastikan, kejadian ini tidak merusak ruang belajar. Longsor hanya di bagian talud SDN 04 Cibalung.

“Yang terkena hanya talud (SDN 04 Cibalung). Ruang kelas tidak kena,” katanya, Senin (5/5/2025).

“Anak-anak bisa tetap masuk karena kelas 6 sekarang ada tes,” tambahnya.

Dia mengatakan, BPBD Cilacap sudah melakukan langkah lebih lanjut untuk mencegah longsor susulan. Mulai dari menggalang kerja bakti bersama warga, sampai memasang terpal di talud yang ambruk. Terpal ini agar mencegah longsor susulan jika air masih masuk ke dalam lapisan tanah.

Talud ambruk di SDN 04 Cibalung ini dibangun pada 2012 dan menghadap langsung ke Sungai Cikawung. Materail talud berupa batu dan pasir juga berasal dari sungai tersebut.

“Ini bangunan swadaya warga,” tegasnya. (*)