Target Pendapatan Daerah Meleset. Bupati Serahkan Pertanggungjawaban APBD 2020

  • Bagikan
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban APBD Tahun 2020 kepada pimpinan Sidang Paripurna DPRD Cilacap, Sindy Syakir, Jumat (4/6/2021). (narisakti)

CILACAP – Target Pendapatan Daerah Kabupaten Cilacap pada tahun anggaran 2020, meleset dari target. Semula pendapatan daerah ditarget mencapai Rp 3.183.974.378.680,00. Namun hanya terealisasi Rp 3.152.402.455.712,48, atau selisih Rp 31.571.922.967,52 dari target awal.

Hal ini terungkap dalam pidato Pertanggungjawaban Bupati Cilacap APBD 2020 di Rapat Paripurna di gedung DPRD Cilacap, Jumat (4/6/2021).

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji merinci, pendapatan daerah berasal dari PAD sebesar Rp 591.343.787.160,48, Dana Perimbangan Rp 1.757.591.202.654, dan Pendapatan Daerah yang bersumber dari Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, sebesar Rp 803.467.465.898.

Sedangkan belanja daerah, Belanja total terealisir sebesar Rp 3.088.834.820.260. Ini terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 1.744.973.082.350 dan Belanja Langsung sebesar Rp 1.343.861.737.910.

Berdasarkan perhitungan realisasi pendapatan, belanja dan pembiayaan, maka Sisa Lebih Perhitungan (SiLPA) APBD Kabupaten Cilacap TA 2020 dapat terealisir sebesar Rp 324.581.581.509,80.

SiLPA Tahun 2020 yang tidak dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 adalah sebesar Rp 79.789.725.035,80 dengan rincian SiLPA Earmark yang berasal dari DAK Fisik, DAK Non Fisik dan DBHCHT sebesar Rp 26.811.347.854 dan SILPA Earmark dari Dana BOS dan SILPA BLUD sebesar Rp 52.978.377.181,80.

“Silpa tahun 2020 yang masih dapat digunakan, khususnya untuk menutup defisit APBD Definitif TA 2021 sebesar Rp 244.791.856.474,” ujarnya.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Sindy Syakir, Bupati juga memaparkan keberhasilan Kabupaten Cilacap mempertahankan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 5 tahun berturut-turut.

Bupati Tatto berharap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Cilacap TA 2020, untuk segera dibahas dan akhirnya disetujui untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah.

Ketua DPRD Cilacap Taufik Nurhidayat mengatakan jika setelah pengajuan dari Bupati, maka akan segera dibahas oleh Badan Anggaran. Selanjutnya akan dibahas dengan pihak akademik dari Universitas Gajah Mada, untuk menggali dan mengkaji.

“Setelah menajdi rekomendasi, nanti diperdakan dengan segala masukan, sheingga nanti di perubahan anggaran, arahnya tidak melenceng dari apa yang terjadi kebutuhan di tengah masyarakat. Ini akan di kaji, bulan ini perdanya akan disepakati, akan kita percepat,” katanya. (*)

  • Bagikan