Tatap Muka Full Tunggu Level 2

  • Bagikan
Siswa pulang usai mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah. Uji coba tatap muka di Kabupaten Cilacap mulai digelar sejak Senin (30/8/2021). (doc)

CILACAP – Proses pembelajaran dengan sistim tatap muka penuh, belum bisa digelar di Kabupaten Cilacap selama masih masuk level 3. Tatap muka seperti ini baru bisa dilakukan jika Cilacap sudah turun ke level 2.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf menjelaskan, saat ini Kabupaten Cilacap masih di level 3. Hal ini sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri). Instruksi ini menyusul adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat pada Senin (30/8/2021).

“Tatap muka bener-bener ya nunggu (Kabupaten Cilacap turun) level 2,” ujarnya, Selasa (31/8/2021).

Dia mengatakan, saat ini tatap muka masih bersifat uji coba. Tercatat ada 33 SMP negeri dan swasta yang tersebar di 24 kecamatan. Tiap kecamatan ada 1 SMP negeri yang ditunjuk untuk menggelar pembelajaran dengan menghadirkan siswa secara terbatas.

Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Cilacap memberikan ijin bagi sekitar 330 Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta. Tiap desa ada 1 SD yang melakukan uji coba.

“Uji coba tetap jalan mulai Senin,” kata dia.

Tiap sekolah ini harus menghitung jumlah siswa dan tempat duduk yang ada. Karena jumlah siswa yang masuk harus dibatasi untuk menghindari kerumunan. Hingga dipastikan tempat duduk antar siswa juga harus menghitung jarak.

“Saya hanya ingatkan kembali kepala sekolah, guru dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk awasi prokes-nya,” kata Farid.

Sekda sebelumnya memastikan status Kabupaten Cilacap kini turun ke level 3. Hal ini dengan melihat Inmendagri terbaru yang menyebutkan perubahan status. Pada Inmendagri terbaru, Cilacap sudah masuk level 3.

“Kalau kita baca sama lah. Hanya kemarin kita level 4 sekarang level 3 lagi,” tegasnya. (*)

  • Bagikan