News  

TPA Malabar Masih Ideal. Jauh Dari Perkampungan

Mobil Pemadam berada di TPA Malabar saat terjadi kebakaran. TPA Malabar sangat ideal karena jauh dari pemukiman. (doc)

CILACAP – Lokasi Tempat Pembuangan Akhir atau TPA di Desa Malabar Kecamatan Wanareja, Cilacap, masih sangat ideal. Karena tempat ini masih jauh dari perkampungan warga.

TPA memang idealnya jauh dari perkampungan demi keamanan. Karena tempat ini menjadi penampungan limbah domestik dan barang terbuang lainnya. Tidak jarang, barang-barang seperti ini ketika menumpuk menghasilkan gas tertentu yang berbahaya.

Sebut saja gas metana yang keluar dari limbah organik akibat proses alami. Gas ini sangat mudah terbakar hingga bisa menyulut kobaran api.

Terbukti, TPA Malabar sempat terbakar hebat dan pengelola harus mengundang petugas Pemadam Kebakaran untuk mengatasi masalah tersebut.

Selain itu, bau dari limbah domestik juga kurang menyehatkan. Hingga idealnya, tempat semacam ini jauh dari perkampungan warga agar aman.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Barat di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap, Slamet Santosa mengakui hal ini. Menurutnya, TPA Malabar sejak pertama kali dibangun sudah mempertimbangkan lokasi.

“Kalau dulu malah jauh sekali dari perkampungan karena wilayah ini masih jarang penduduk,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini memang sudah ada bangunan yang berdiri di sana. Namun jaraknya masih relatif aman dari TPA Malabar.

Selain itu, TPA Malabar juga tertolong oleh kondisi alam yang berbukitan. Selain itu, ada sungai kecil yang menjadi pembatas antara lahan TPA dengan tanah warga.

“Bentang alam juga mendukung hingga sangat ideal,” kata dia.

Dia menambahkan, seluruh unsur pendukung tersebut membuat TPA menjadi benar-benar aman. Terbukti saat terjadi kebakaran lalu, tidak merembet ke rumah warga. Apalagi, tempat ini memang sering kali terjadi kebakaran meski skalanya sangat kecil.

“Dari dulu sering terjadi kebakaran. Tapi memang kecil. Tidak pernah sampai besar apalagi merembet ke luar komplek,” tegasnya. (*)