Trik Aman Mengemudi Meski Puasa

  • Bagikan
Jaga konsentrasi saat mengemudi meski tetap berpuasa.

PENULIS : HARYADI NURYADIN

JAKARTA – Menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh sudah menjadi kewajiban kaum Muslim di seluruh dunia. Tiap muslim dipastikan akan menjalani perintah Alloh SWT yang masuk dalam Rukun Islam ke 4 itu.

Karena puasa dilakukan sebulan penuh, dipastikan membuat banyak perubahan. Mulai dari pola makan dari siang menjadi malam, atau berkurangnya jam istirahat. Pada malam hari umat muslim dianjurkan banyak melakukan ibadah. Salah satunya sholat taraweh dan membaca al quran.

Namun aktifitas utama berupa pekerjaan untuk mendapatkan nafkah pada pagi atau siang hari, harus tetap dijalankan. Hal ini membawa pengaruh besar karena bekerja saat siang, dibawah terik matahari dan menahan lapar serta dahaga. Sering kali konsentrasi menurun, diserang rasa kantuk hingga lemas.

Jika ini menyerang pengemudi, tentu sangat berbahaya bagi dirinya sendiri, penumpang maupun pengendara lain. Penurunan konsentrasi ini harus diantsipasi sejak perjalanan disusun. Terutama perjalanan jauh karena harus mempersiapkan dan memperhatikan beberapa hal.

Berikut yang harus diperhatikan.

  1. Persiapan

Persiapkan seluruh kebutuhan, kondisi kendaraan sampai dengan barang bawaan yang mendukung. Seperti membawa makanan atau minuman jika perjalanan dimulai mendekati waktu berbuka puasa. Hingga pengemudi tidak kelimpungan mencari makanan ringan atau minuman untuk sekedar membatalkan puasa.

  1. Hindari Penyebab Kantuk

Rasa kantuk paling sering menyerang siapapun yang tengah menjalankan ibadah puasa pada siang hari. Penyebabnya karena berkurangnya waktu istirahat pada malam hari dan asupan gizi. Mengatasinya dengan menyetel AC mobil tidak terlalu dingin. Hawa dingin ini mudah sekali menimbulkan rasa kantuk.

  1. Tetap Konsentrasi

Mengemudi tanpa konsentrasi bisa berakibat fatal. Konsentrasi adalah hal penting, harus tetap dijaga sepanjang perjalanan. Jika merasa lelah apalagi mengantuk, sebaiknya berhenti dan beristirahat. Rasa kantuk ini menjadi faktor penyebab konsentrasi menurun drastis.

  1. Kendalikan Diri

Jalanan macet, aksi ugal-ugalan pengemudi lain, atau jalanan jelek bisa memancing emosi. Saat seperti ini, sangat baik jika tidak mudah terpancing emosi dan stay cool alias tetat mampu mengendalikan diri. Sesuai dengan salah satu inti ibadah puasa yakni menahan hawa nafsu. Kalau hawa nafsu atau emosi dibiarkan tanpa kendali, mudah sekali menurunkan konsentrasi dan ujungnya membahayakan diri sendiri atau orang lain.

  1. Manfaatkan Tekhnologi

Tekhnologi sekarang banyak yang membantu pengendara agar bisa lebih nyaman. Sebut saja google maps, aplikasi waze, atau lainnya. Aplikasi ini membantu pengemudi mendapatkan rute tercepat dan dekat. Hingga tidak menguras tenaga dan pikiran.

“Kiat ini dapat diterapkan saat mengemudi dalam keadaan berpuasa. Ini bisa membantu agar pengemudi tetap memperhatikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan diri sendiri maupun orang lain,” tutup Asst to 4W, 2W & Marine Service Departement Head PT SIS, Hariadi. (*)

  • Bagikan