Bercahayanews – Bangkalan – Warga Bangkalan, Madura, dihebohkan dengan kasus penipuan berkedok agama yang kini viral di media sosial setelah seorang pria berinisial F mengaku sebagai Imam Mahdi dan menawarkan layanan spiritual fiktif seperti memperpanjang umur hingga menjual tiket masuk surga.
Kasus penipuan yang merugikan korban hingga Rp1,3 miliar ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah video yang memperlihatkan pria mengenakan peci putih tersebut diunggah oleh akun Instagram @masjidpogungdalangan. Dalam video itu, terlihat sejumlah orang bergantian menghampiri dan menyalami pelaku dengan penuh hormat.
Salah satu korban bernama Halimi mengaku mengalami kerugian finansial yang sangat besar setelah mengikuti ajaran F selama enam tahun sejak 2019. Pelaku diduga menggunakan modus pencucian otak dengan mengklaim bahwa ayahnya yang berinisial AS adalah Ratu Adil, sementara dirinya adalah Imam Mahdi yang memiliki jalur komunikasi langsung dengan Allah.
Pelaku meminta para pengikutnya membayar sejumlah uang dengan berbagai dalih, mulai dari menghilangkan gangguan jin, program kehamilan gaib, ritual perpanjang umur melalui sistem top up nyawa, jaminan bebas siksa kubur, hingga biaya pelantikan menjadi wali. Para korban bahkan diancam keimanannya akan dicabut jika menolak membayar uang kafarat yang diminta.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M Cholil Nafis memastikan bahwa seluruh ajaran serta praktik yang disebarkan pelaku adalah bentuk penyimpangan murni yang tidak memiliki pijakan dalam Islam. Kasus ini kini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Bangkalan dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan serta aliran dana dari praktik penipuan berkedok spiritual tersebut.


