JAKARTA – Warga mengeluhkan harga ikan tawar yang terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Ikan yang sebelumnya menjadi makanan favorit masyarakat kini terasa memberatkan karena harganya yang semakin mahal.
Masyarakat menyampaikan keluhan terhadap kenaikan harga ikan tawar, terutama jenis lele dan patin. Kenaikan harga ini membuat banyak keluarga membatasi konsumsi ikan dalam kesehariannya.
Pedagang menjual ikan lele hidup dengan harga ikan sebesar Rp 25.000 per kilogram, dan yang sudah mati Rp 20.000 per kilogram. Untuk ikan nila hidup dijual Rp 28.000 per kilogram, sedangkan yang sudah mati seharga Rp 25.000 per kilogram.
Keluarga Martono, yang biasa mengonsumsi ikan setiap minggu, kini mengurangi pembelian karena harga ikan naik dari Rp 23.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram. Mereka memilih membeli lebih sedikit agar pengeluaran tetap terkendali.
Martono mengatakan ia membatasi pembelian setelah harga ikan tawar naik, karena anggaran belanja keluarga ikut terdampak.
Heri, salah satu pedagang ikan di pasar, menjelaskan bahwa pasokan ikan berkurang karena cuaca buruk, sehingga memicu kenaikan harga ikan. Ia juga menyebut pengepul hanya datang dua hari sekali, tidak seperti biasanya yang setiap hari.
Hayani, pedagang ikan di Pasar Minggu sejak 2008, juga merasakan dampak kenaikan harga ikan tawar. Ia menyebutkan harga lele yang biasanya Rp 23.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 25.000, mengikuti terbatasnya pasokan. (*)






