Zona Merah dan Orange Diwajibkan Sholat Idul Adha di Rumah

  • Bagikan
Warga di zona merah dan oranye hanya bisa menggelar sholat Idul Adha di rumah masing-masing sesuai SE Menteri Agama RI. (ilustrasi/doc)

CILACAP – Kepala Kementrian Agama Kabupaten Cilacap Imam Tobroni mengatakan jikasSholat Idul Adha 2021 di zona merah dan zona orange dilaksanakan di rumah. Tidak diperkenankan untuk melaksanakan di masjid ataupun lapangan.

Imam Tobroni mengatakan jika kebijakan ini berdasarkan Surat Edaran Mentri Agama Nomor 15 Tahun 2021 tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan sholat Idul Adha 1442 H/2021 dan pelaksanaan qurban di masa masa pandemi Covid19.

SE tersebut mengatur sholat Idul Adha, penyembelihan hewan qurban, dan malam sebelum pelaksanaan ada takbiran.

“Diatur sholat Idul Adha yang diperbolehkan di masjid dan di musala atau tanah lapang, hanya di zona hijau dan kuning. Zona orange dan merah itu, pelaksanaannya di rumah masing-masing,” ujarnya, Senin (28/6/2021).

Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya penularan Covid19 yang lebih luas. Pelaksanaan sholat Idul Adha di zona kuning dan hijau juga harus tetap mempertahankan disiplin protokol kesehatan. Dengan memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.

Untuk penyembelihan hewan qurban juga dihimbau dilakukan tidak hanya pada hari Raya Idul Adha tetapi juga di hari Tasyrik, atau pada tanggal 11, 12 dan 13 bulan Dzulhijjah. Untuk memecah kerumunan pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban.

“Diutamakan sebenarnya dilakukan di tempat pemotongan hewan, kalau zona merah wajib, tetapi kan tidak semua daerah ada tempat pemotongan hewan. Maka bisa dilakukan di hari Tasyrik, untuk menghindari kerumunan. Pada pelaksanaanya pun tetap menjaga protokol kesehatan, terutama panitianya,” katanya.

Selain itu juga untuk pembagian daging hewan qurban juga dilakukan tidak mendatangkan masyarakat. Tetapi panitia yang membagikan langsung kepada masyarakat, untuk menghindari kerumunan.(*)

  • Bagikan