7 Kecamatan Tergenang Jika Citanduy Meluap

  • Bagikan
Tanggul Sungai Citanduy jebol dan mengancam 7 kecamatan di Kabupaten Cilacap tergenang banjir. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – 7 kecamatan di Kabupaten Cilacap tergenang dengan adanya tanggul jebol di Sungai Citanduy. Lokasi tanggul jebol ini berada di Desa Purwasari Kecamatan Wanareja dengan panjang 18 meter. Saat ini, lebar tanggul tersisa tinggal 4 meter saja. Sementara sebelum jebol, lebar tanggul adalah 10 meter. Saat ini, ancaman banjir masih tinggi karena sewaktu-waktu air bisa meluap melaui titik tersebut.

Camat Wanareja, M Najib mengatakan, tepat di sebelah tanggul jebol ini ada saluran induk dari Bendung Menganti. Saluran ini mengarah ke sisi timur menyusuri 7 kecamatan dan berpotensi tergenang.

“Saluran ini sampai (Kecamatan) Kawunganten,” ujar Najib, Kamis (4/11/2021).

Air limpasan sungai pembatas Jawa Tengah dan Jawa Barat ini, akan dengan mudah meluap ke wilayah sekitar. Termasuk Kecamatan Cipari, Sidareja, Kedungreja, Gandrungmangu, Bantarsari dan Kawunganten. Demikian juga dengan wilayah sekitar Desa Purwasari Kecamatan Wanareja.

Menurutnya, lebar tanggul jebol ini sangat memungkinkan untuk memuntahkan air dalam jumlah besar. Apalagi saat debit air Sungai Citanduy naik drastis.

Najib juga mencatat, setidaknya 7 ribu jiwa lebih yang akan terdampak banjir. Mereka merupakan warga Desa Purwasari Kecamatan Wanareja. Sementara jumlah warga di wilayah terdampak lainnya belum terhitung.

“Warga (Desa) Purwasari saja sudah tujuh ribu lebih,” katanya.

Dia mengatakan, bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Wanareja sudah terjadi sejak akhir Oktober 2021. Seperti longsor di Desa Majingklak dan banjir di Desa Limbangan yang sempat membuat pasar desa tergenang. Imbas banjir ini adalah rusaknya jembatan di atas Sungai Cigeugeumeh dan butuh perbaikan. (*)

  • Bagikan