7 Tempat Wisata Siap Terima Pengunjung

  • Bagikan
Petugas memeriksa pengunjung Pantai Jetis. Ada 7 tempat wisata di Kabupaten Cilacap yang sudah melakukan simulasi dan mulai buka dengan menerapkan prokes ketat. (doc)

CILACAP – 7 tempat wisata di Kabupaten Cilacap siap menerima pengunjung kembali setelah melalukan melakukan simulasi. Langkah ini sebagai penyiapan pengelola dan masyarakat untuk bisa kembali menerima pengunjung dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Tempat wisata terakhir yang melakukan simulasi adalah Pantai Jetis pada Selasa (28/9/2021). Sebelumnya Pantai Widarapayung, Waduk Kubangkangkung, Benteng Pendem, Teluk Penyu dan Banyu Panas Cipari sudah mulai menerima pengunjung secara terbatas. Demikian juga dengan Kemit Forrest yang melakukan simulasi untuk pertama kali di Cilacap.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy mengatakan, simulasi sebagai latihan karena Cilacap sudah masuk level 3.

“Ini masih simulasi, masih latihan sebelum betul-betul buka di level ke 2,” kata dia.

Dia mengatakan, pembukaan tempat wisata pada level ke-2 pun tidak bisa langsung. Harus melalui tahapan dengan mempertimbangkan jumlah kapasitas dan pengunjung yang masuk. Mulai dari 15 persen sampai dengan 25 persen dari kapasitas tempat wisata.

Baru kemudian di level 1, tempat wisata bisa memasukan pengunjung sesuai dengan kapasitas masing-masing.

“Level 1 baru bisa 100 persen. Tapi prokes (protokol kesehatan) harus jaga ketat,” kata Tri.

Dia mengakui, penutupan tempat wisata memang berdampak buruk terhadap pengelola dan masyarakat sekitar. Seperti para pedagang kecil, petugas parkir dan pemilik warung kuliner. Demikian juga dengan industri pendukung wisata seperti transportasi dan hotel.

Karena itulah, upaya membangkitkan ekonomi saat pandemi harus mendapatkan dukungan dari semua pihak. Seperti memastikan penerapan prokes secara ketat, menjaga kebersihan lingkungan dan lainnya.

“Kebangkitan ekonomi ini, termasuk wisata butuh dukungan dari semua pihak. Termasuk masyarakat sekitar,” tegasnya. (*)

  • Bagikan