JAKARTA – Kemdiktisaintek mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi melalui program KIP-Kuliah. Menteri Brian Yuliarto menerima audiensi mahasiswa baru di Jakarta. Ia menekankan pentingnya mendorong generasi muda untuk berkarya di bidang kesehatan.
Iqbal Rasyid Achmad Faqih termasuk salah satu mahasiswa yang hadir dalam audiensi itu. Setelah lulus dari MAN Insan Cendekia Bengkulu, Iqbal melanjutkan studinya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dengan tekad kuat untuk berkarya di bidang kesehatan demi kemaslahatan masyarakat luas.
Iqbal berhasil masuk FKUI lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Sebelum menerima bantuan, ia sempat kesulitan membiayai kuliah dan akomodasi. Namun setelah menerima KIP-Kuliah dan bantuan dari berbagai pihak, Iqbal semakin yakin untuk menuntaskan studi di bidang kesehatan sebagai bentuk kontribusi nyata.
Beasiswa KIP-Kuliah Jadi Pendorong Semangat
Iqbal secara langsung mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Mendiktisaintek Brian Yuliarto yang telah membuka kesempatan besar bagi dirinya untuk di bidang kesehatan melalui pendidikan tinggi yang terjangkau.
Ia menjelaskan bahwa KIP-Kuliah memberinya ruang untuk fokus belajar dan berinovasi. Iqbal berkomitmen menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk tumbuh dan berkarya di bidang kesehatan dengan ide-ide solutif bagi bangsa.
Iqbal juga berharap beasiswa ini bisa menjadi pendorong semangat bagi mahasiswa lain agar turut aktif menciptakan perubahan positif. Ia ingin menunjukkan bahwa setiap mahasiswa mampu berkarya, bahkan dari latar belakang sederhana.
Pemerintah menjadikan KIP-Kuliah sebagai strategi utama dalam mendukung Asta Cita, khususnya dalam mencetak SDM unggul. Melalui program ini, pemerintah mengajak seluruh penerima untuk mengambil peran besar dalam membangun masa depan bangsa, termasuk dengan cara berkarya di bidang kesehatan. (*)






