CILACAP – Minyak goreng milik salah satu pedagang di Pasar Karangpucung, Cilacap, hilang dibawa maling, Selasa (14/2/2023) dini hari. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga merugi Rp 4,5 juta. Korban adalah Rachwati.
Minyak goreng ini berada dalam 3 drum dan tergeletak di depan ruko. Barang ini datang sehari sebelumnya dan korban belum sempat membayar.
Korban mengaku sangat kaget ketika pagi hari datang ke ruko dan melihat 3 drum minyak goreng sudah hilang dan tidak ada di tempat semula.
“Waktu mau buka toko, minyak goreng sudah hilang,” katanya.
.
Dia menyayangkan pengelola pasar, yang menurut dia tidak memperhatikan keamanaan pasar. Meski para pedagang telah membayar iuran hingga Rp 500 juta pertahun, dan iuran bulanan.
Rohmah berharap, kejadian ini tidak terjadi lagi di masa depan. Karena bukan hanya dirinya yang mengalami kejadian serupa, melainkan sejumlah pemilik ruko di Pasar Karangpucung juga kehilangan barang dagangannya beberapa waktu belakangan.
“Toko sebelah belum lama kehilangan tabung gas,” ungkap dia.
Kepala Pasar Karangpucung Sudiyo Diyanto Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah berupaya menggali informasi dari sejumlah saksi. Kemungkinan maling datang mebawa kabur 3 drum minyak goreng sekitar pukul 04.00 WIB.
“Jam 3 pagi, ketika petugas keamanan keliling pasar (drum) masih ada. Saksi lain menyebut jam 04.00 mendengar ada mobil, hanya tidak sempat keluar,” katanya.
Menurutnya, ada sejumlah penyebab pencurian di pasar Karangpucung hingga minyak goreng milik pedagang lenyap. Salah satunya adalah keterbatasan petugas keamanan. Saat ini hanya ada 2 petugas keamanan yang berjaga.
“Saat ini ada dua (petugas keamanan) yang jaga setiap malam dengan bayaran Rp 50 ribu per pasaran,” ungkap dia.
Dia berharap pihak Pemerintah Desa selaku pemilik pasar untuk menambah petugas keamanan. Sekaligus menambah upah atau bagi petugas keamanan.
“Saya usul untuk di-shift,” tegasnya. (*)






