Ada Bantuan Beras Tapi Tidak Tahu. Ternyata?

  • Bagikan
Seorang perangkat desa mengambadikan penerimaan BLT DD, Rabu (4/8/2021). Dalam waktu dekat warga akan menerima bantuan beras dari Kemensos RI. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Sejumlah pemerintah desa di Kabupaten Cilacap saat ini tengah dibuat kaget dengan adanya pemberitahuan akan datangnya bantuan beras. Hanya saja, desa belum mengetahui secara pasti instansi mana yang mengirimkan bantuan tersebut.

Seperti yang dialami oleh Kepala Desa Jenang Kecamatan Majenang, Cilacap, Carsito. Pihaknya baru saja menerima pemberitahuan akan datangnya bantuan beras berisi 1207 paket.

“Ada bantuan untuk warga kami sebanyak 1200 lebih. Paket beras,” ujarnya, Rabu (4/8/2021).

Dia menambahkan, bantuan ini diarahkan untuk 2 kelompok warga yang tergolong tidak mampu. Pertama adalah mereka yang pernah menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Kelompok berikutnya adalah peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Dia lalu merinci, ada 200 lebih paket beras untuk penerima BST. Sisanya dibagikan kepada anggota PKH di desa tersebut.

“Bantuan untuk penerima BST dan anggota PKH,” katanya.

Dia menjelaskan, bantuan ini akan datang pada Jumat (6/8/2021) sore dan akan diinapkan di kantor desa. Baru pada Sabtu (7/8/2021), beras ini akan dibagikan kepada para penerima yang berhak.

Saat ditanya asal bantuan ini, Carsito mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Tidak tahu. Apa dari dinas kabupaten atau provinsi,” katanya.

Dihubungi terpisah, Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Cilacap, Tindar Aji memastikan bantuan ini berasal dari Kemensos RI.

“Ini dari Kemensos,” kata Aji.

Ditambahkannya, bantuan ini merupakan program pemerintah pusat bagi warga terdampak PPKM. Hingga dipastikan bukan berasal dari Dinas Sosial Kabupaten Cilacap. Sementara tekhnis pengiriman akan melibatkan pihak ketiga.

“Pakai pihak ketiga,” tegasnya.

Saat ini, warga di Kabupaten Cilacap tengah menikmati berbagai bantuan. Bantuan ini beberapa diantaranya berasal dari Dana Desa (DD) yang dikenal dengan BLT DD. Tiap keluarga mendapatkan Rp 300 ribu dan dibagikan tiap 3 bulan sekali. (*)

  • Bagikan