Bertepatan Wisuda, STAI Sufyan Tsauri Siap Jadi Institut

Senat STAI Sufyan Tsauri saat pembukaan Wisuda Angkatan XI, Sabtu (15/12/2023). Sekolah tinggi islam ini akan berubah status menjadi institut. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Bertepatan dengan pelaksanaan Wisuda Sarjana Angkatan XI, STAI Sufyan Tsauri Majenang bersiap untuk ubah status dari sekolah tinggi menjadi institut. Perguruan tinggi islam ini dalam waktu dekat akan mengajukan persyaratan ke Kemendikti.

Wisuda Sarjana STAI Sufyan Tsauri Majenang digelar Sabtu (16/12/2023) dengan melibatkan 103 mahasiswa dari 3 Program Studi (Prodi) berbeda. Masing-masing ada 34 mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah , 52 Prodi Pendidikan Agama Islam serta 17 Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Ketua STAI Sufyan Tsauri Majenang, Dr H Masngudi, MEI mengaku sudah ada visitasi dari Kopertais Jawa Tengah. Ini sebagai tindak lanjut dari proposal pengajuan perubahan status.

“Kemarin sudah ada visitasi dari Kopertais. Tinggal menunggu rekomendasi,” katanya.

Dia menambahkan, STAI Sufyan Tsauri Majenang sudah mempersiapkan segala persyaratan agar bisa berubah status menjadi Institut. Seperti penyiapan sarana dan prasarana, tenaga dosen dan fakultas yang minimal ada 2.

“Kita sudah ada 2 fakultas dan 6 jurusan. Jumlah mahasiswa aktif juga sudah memenuhi syarat,” katanya.

Dia menjelaskan, ubah status ini akan berjalan secara bertahap. Mulai dari pengajuan proposal ke Kemendikti hingga kemudian perubahan status ini mendapatkan persetujuan.

“Tentu bertahap,” tegasnya.

Guru Besar UIN Purwokerto, Prof Dr Phil H Mohamad Nur Kholis Setiawan, MA saat memberikan pidato ilmiah juga menyentil hal serupa. Menurutnya, perubahan status ini menjadi langkah terbaik bagi lembaga pendidikan tinggi islam. Karena jika masih berstatus Sekolah Tinggi, maka ilmu Islam akan sama dengan yang lain.

“Ini akan sama dengan jurusan ekonomi,” kata dia.

Bagi mahasiswa STAI Sufyan Tsauri yang wisuda, dia meminta agar terus belajar meski sudah memasuki masyarakat.

“Never stop learning,” tegasnya. (*)