News  

Booster ke Dua untuk Nakes Sudah Ada Ijin

Vaksinasi booster ke dua bagi nakes di Cilacap sudah ada ijin. Namun belum bisa dimulai dinas lebih mengutamakan booster untuk masyarakat. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Vaksinasi booster ke dua untuk nakes (tenaga kesehatan) di Kabupaten Cilacap, sudah ada ijin dari Kementerian Kesehatan RI. Sementara pelaksanaan vaksinasi tersebut, masih menunggu penjadwalan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap.

Para nakes di Kabupaten Cilacap kembali akan dapat vaksinasi untuk menanggulangi ancaman terpapar virus Corona. Vaksinasi pertama bagi nakes sudah mereka dapatkan pada Januari 2021. Dan 3 bulan setelah itu, nakes kembali menerima vaksin dosis ke 2.

Nakes menjadi kelompok ke dua setelah presiden dan kepala daerah untuk mendapatkan vaksin dosisi pertama. Baru kemudian menyusul petugas di bagian pelayanan umum. Alasannya karena nakes merupakan kelompok paling rawan terpapar Covid19 karena harus bersentuhan dengan pasien. Termasuk pasien terpapar Covid19.

Dan saat muncul kebijakan booster ke dua, nakes kembali menjadi kelompok pertama penerima vaksin tersebut. Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap memastikan akan ada booster kembali untuk para nakes.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi mengatakan, vaksinasi untuk para nakes di Cilacap sudah ada ijin dari Kementerian Kesehatan.

“Vaksinasi booster ke dua masih nunggu dosis. Tapi kementerian sudah bolehkan asal vaksinya ada,” kata Pramesti.

Dia mengatakan, saat ini Dinas Kesehatan tengah menghitung kebutuhan vaksin untuk booster ke dua dengan menghitung jumlah tenaga kesehatan yang ada. Termasuk menghitung stok vaksin booster yang sudah ada di Cilacap.

“Sekarang kita lagi menghitung vaksinnya,” kata dia.

Pramesti menegaskan, dinas lebih mengutamankan booster pertama bagi warga. Ini karena prosentasenya masih kalah jauh. Berbeda dengan vaksin dosis 1 atau 2 yang sudah melampaui target.

“Kita dahulukan booster pertama bagi warga. (Booster kedua untuk) nakes belum dimulai,” tegasnya. (*)