News  

BPBD Bangun Huntara di Karanggintung

Sejumlah relawan tengah bangun huntara di Desa Karanggitung Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap. Ada 24 unit huntara untuk korban tanah bergerak. (doc)

CILACAP – BPBD Cilacap sudah sepekan terakhir tengah bangun huntara di Desa Karanggintung Kecamatan Gandrungmangu. Ada 24 bangunan yang disiapkan untuk korban tanah bergerak di desa tersebut.

Bencana tanah bergerak di Desa Karanggintung terjadi 2 kali. Pertama pada 16 April 2021. Namun hanya kecil dan warga menggap ini sebagai kejadian biasa. Dan selang beberapa kemudian, muncul retakan kembali dan lebih lebar. Yakni sekitar 25 cm kedalaman 3 M dan membuat rusak pemukiman.

Menyusul kejadian serupa pada 19 Mei 2021 dan 3 rumah warga rusak berat, 2 rusak sedang dan 4 rusak ringan.

Sekretaris Desa Karanggintung, Aris Yulianto mengatakan, BPBD sejak sepekan terakhir sedang bangun huntara di sana.

“Huntara sedang kita bangun bersama-sama. Sudah sepekan berjalan,” kata dia, Selasa (6/12/2022).

Dia mengatakan, dana pembangunan huntara ini berasal dari berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah Kabupaten Cilacap, CSR sejumlah perusahaan hingga dinas terkait lainnya. Dalam hal ini BPBD dan dinas terkait lainnya.

“Misal untuk lampu dari dinas lain. Kalau tenaga mayoritas dari relawan,” kata dia.

Dia merinci, ada 24 unit huntara yang tengah dalam proses pembangunan. 22 unit untuk warga korban tanah bergerak. Sisanya berupa fasilitas umum seperti tempat MCK dan mushola.

“Ada mushola dan MCK,” katanya.

Tahap awal, setidaknya sudah ada 4 unit rumah yang tengah dalam pengerjaan berupa pemasangan pondasi. Dan pada 4 Desember 2022, sejumlah relawan dari MDMC Cilacap turun ke lokasi bersama warga setempat. Sementara sejumlah relawan dan warga lainnya mempersiapkan kusen pintu atau sejenisnya agar terpasang. (*)