News  

Cafe Tepi Pantai Terbakar Akibat Konslet

Petugas Pemadam Kebakaran Cilacap tengah melakukan pemadaman di sebuah cafe yang terbakar, Jumat (18/8/2023). Sebuah cafe tepi pantai di Cilacap terbakar karena konslet. (doc)

CILACAP – Sebuah cafe di tepi pantai di Desa Pagubugan Kulon Kecamatan Binangun, Cilacap, terbakar, Jumat (18/8/2023) siang. Akibatnya, tempat ini harus tutup sementara karena api melahap bangunan 2 lantai berkonstruksi bambu dan kayu tersebut.

Kejadian kebakaran mudah terjadi saat musim kemarau. Cuaca terik, udara kering dan hembusan angin menjadi daya dorong dan membuat api mudah membesar. Terlebih lagi, jika percikan api muncul di atas benda mudah terbakar. Maka kebakaran akan mudah terjadi.

Seperti kebakaran di sebuah cafe tepi pantai di Kecamatan Binangun, Cilacap. Cafe milik Gilang Fatahillah Dirgayusa dengan 2 lantai ini terbakar.

Api pertama kali terlihat pukul 10.35 di bagian teras cafe. Kobaran api ini membuat pemilik dan warga setempat bergegas melakukan upaya pemadaman. Namun karena cafe berkonstruksi kayu dan bambu, kobaran api cepat menjalar ke seluruh bangunan. Hingga pemilik lalu menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Cilacap untuk bisa menjinakan api.

Saat petugas tiba di lokasi, api tengah berkobar di lantai 2 cafe yang tengah terbakar itu. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman sampai api benar-benar padam.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Cilacap, Supriyadi mengatakan, api benar-benar pada sekitar pukul 10.58.

“Petugas bisa menjinakan kobaran api setelah menghabiskan 1 tanki penuh berisi air sebanyak 3 ribu liter,” kata dia.

Hasil pemeriksaan petugas menyebutkan, penyebab cafe ini terbakar karena ada konslet atau arus pendek. Percikan api ini lalu menjalar ke seluruh bangunan yang berkonstruksi kayu dan bambu itu. Dia memastikan tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

“Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material sebanyak Rp 5 juta. Untuk penyebab karena ada konslet,” tegasnya. (*)