Dampak Kebakaran Pertamina, Air Bersih Disiapkan

  • Bagikan
BPBD Cilacap siagakan 3 armada air bersih mengantisipasi dampak kebakaran Pertamina berupa tercemarnya sumur warga. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Dampak kebakaran Pertamina Cilacap pada Sabtu (13/11/2021) yang tengah diantisipasi adalah kesulitan air bersih. 3 armada milik BPBD Cilacap sudah siap siaga dan segera menuju perkampungan warga yang mengalami kesulitan air bersih.

Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, terbakar pada Sabtu (13/11/2021) malam. Dugaan sementara, penyebab kebakaran tersebut karena sambaran petir.

Informasi awal beredar luas melalui whattaps berupa video kebakaran. Kobaran api muncul sekitar pukul 19.18 seperti yang terucap warga dalam video yang beredar luas tersebut.

Kebakaran terjadi di tanki nomor 36 102 yang berisi produk untuk diolah menjadi Pertalite. Sementara tanki lainnya dalam kondisi aman setelah petugas pemadam Pertamina langsung mendinginkan dengan water sprinkle.

Dampak kebakaran Pertamina itu, salah satunya adalah tercemarnya sumur warga. Hingga BPBD Cilacap menduga akan ada kesulitan air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Wijonardi menjelaskan, imbas dari kebakaran adalah munculnya jelaga yang akan turun ke tanah dan sumur warga.

“Proses pembakaran ketemu dengan air akan ada jelaga. Ini yang kita antisipasi karena ketika jelaga turun ke bumi akan ada dampak dari kebakaran,” ujar Wijonardi.

Dia mengatakan, usai kejadian petugas dan armada air bersih milik BPBD sudah siaga. Beberapa petugas, termasuk dari UPT Sidareja sudah bergeser ke wilayah terdekat kebakaran. Seperti warga Kelurahan Kutawaru dan Donan.

“Kami sudah perintahkan UPT Sidareja untuk memantau Kutawaru dan Bengawan Donan,”ujarnya.

Menurutnya, sempat muncul kepanikan warga hingga mereka ramai mengungsi. Namun setelah beberapa saat, mereka kembali ke rumah masing-masing setelah melihat kondisi aman.

“Ini bukan yang pertama kali. Pertamina sudah berpengalaman. Kondisi sekarang berangsur membaik. Warga yang sempat mengungsi ke Kantor Kelurahan Donan, Lomanis sudah mulai kembali ke rumah masing-masing,” katanya.

GM Pertamina RU IV Cilacap, Eka Sunarna mengatakan, ada sekitar 80 warga Kelurahan Lomanis, Cilacap sudah mengungsi. Mereka menempati kantor kelurahan dan masjid.

“Ada sekitar 80-an orang kalau tidak salah,” tegasnya. (*)

  • Bagikan